ION UT Dibanderol Rp360 Jutaan, Andalkan Kenyamanan dan Fitur Canggih

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 13:05 WIB
ION UT menawarkan kabin lega, suspensi nyaman, ADAS, dan fitur lengkap. Namun, harga sekitar Rp360 jutaan menjadi catatan.(ILUSTRASI AI)
ION UT menawarkan kabin lega, suspensi nyaman, ADAS, dan fitur lengkap. Namun, harga sekitar Rp360 jutaan menjadi catatan.(ILUSTRASI AI)

TULUNGAGUNG- ION UT hadir sebagai mobil listrik kompak yang mengutamakan kenyamanan untuk penggunaan harian. Dari hasil pengetesan dalam video, mobil ini mendapat sorotan berkat suspensi empuk, kabin yang kedap, jok berventilasi, serta sejumlah fitur bantuan berkendara. Namun, harga sekitar Rp360 jutaan untuk tipe tertinggi dinilai masih menjadi salah satu catatan.

ION UT sebelumnya diperkenalkan dalam versi impor. Dalam pengetesan terbaru, mobil yang digunakan disebut sudah dirakit secara lokal. Meski dimensinya tergolong kompak dan panjangnya disebut tidak lebih dari Honda City Hatchback, ruang kabinnya justru terasa lega.

Ruang yang lapang tersedia baik untuk penumpang depan maupun belakang. Bahkan, jok depan dapat diatur hingga tersambung dengan area belakang untuk menghasilkan posisi yang lebih rileks. Dengan ukuran tersebut, mobil ini dinilai cocok untuk penggunaan perkotaan, terutama bagi pemilik yang memiliki keterbatasan lahan parkir atau garasi.

Kesan paling kuat saat mengendarai ION UT adalah kenyamanan suspensinya. Dalam pengetesan di jalan yang tidak rata, termasuk permukaan bergelombang dan speed trap, bantingannya disebut tetap empuk tanpa menimbulkan suara atau hentakan berlebihan.

Kekedapan kabin juga menjadi nilai tambah. ION UT memang masih menggunakan kaca biasa di bagian depan, bukan kaca ganda seperti yang disebut telah digunakan sejumlah mobil listrik lain. Namun, peredaman suara dari luar masih dinilai cukup baik.

Suara jalan mulai lebih terdengar ketika mobil melaju di atas 100 kilometer per jam, terutama saat melewati aspal kasar atau permukaan beton. Secara keseluruhan, kabin tetap terasa tenang untuk menunjang perjalanan.

Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaru Harga Rp15–25 Jutaan, Jarak Tempuh hingga 130 Km Jadi Pilihan Mobilitas Hemat

Kenyamanan tersebut diperkuat jok depan dengan pengaturan elektrik dan ventilated seat. Fitur pemanas tidak tersedia, tetapi ventilasi jok dapat membantu memberikan rasa lebih nyaman ketika kondisi di luar sedang panas.

Setir ION UT juga disebut tidak seringan sejumlah mobil listrik lainnya. Bobot yang sedikit lebih terasa membuat pengalaman berkendara terasa lebih substansial, meski pengendaliannya tidak diarahkan sebagai mobil yang mengutamakan karakter sporty. Ketika menikung, terdapat body roll, tetapi masih dianggap dalam batas wajar.

ION UT menyediakan tiga mode berkendara, yakni Comfort, Sport, dan Power Save. Perbedaan karakter ketiganya disebut tidak terlalu ekstrem. Mode Sport memberikan respons yang lebih cepat, sedangkan Power Save menahan respons tenaga untuk membantu menghemat baterai.

Sistem regenerative braking juga memiliki tiga tingkat, yakni Close, Weak, dan Strong. Mode Close membuat mobil meluncur ketika pedal gas dilepas, sementara Weak memberikan efek pengereman yang lebih terasa. Adapun Strong memberikan deselerasi yang cukup kuat.

Untuk perjalanan jauh, ION UT dibekali Intelligent Cruise Control yang menggabungkan pengaturan jarak dengan kemampuan menjaga kendaraan tetap berada di tengah lajur. Sistem tersebut juga dapat membaca marka jalan dan memberikan intervensi pada setir.

Fitur ADAS yang disebut sebagai Adigo Smart Driving juga mendukung traffic jam assist. Dalam pengetesan, intervensinya dinilai cukup halus ketika kendaraan mendekati marka jalan.

Meski fitur berkendara cukup lengkap, terdapat satu hal yang menjadi keluhan, yakni banyak pengaturan penting ditempatkan di layar sentuh. Pengaturan AC, rem tangan, auto brake hold, lampu, hingga pelipatan spion dilakukan melalui layar. Kondisi tersebut dinilai kurang praktis karena fungsi-fungsi yang sering digunakan tidak seluruhnya memiliki tombol fisik.

Di sisi lain, ION UT memiliki kamera 360 derajat dengan garis panduan yang mengikuti arah setir. Sistem tersebut membantu ketika parkir. Mobil juga memiliki fitur air purification untuk menyaring udara yang masuk ke kabin.

Baca Juga: Mulai Rp 180 Jutaan, Ini 6 Mobil Listrik Murah di Indonesia dengan Jarak Tempuh Tembus 400 Km

Ada pula fitur Comfortable Parking yang dirancang menjaga gerakan bodi agar tidak terlalu menukik atau mendongak ketika melakukan pengereman saat manuver parkir.

Pada akhirnya, ION UT diposisikan sebagai mobil listrik perkotaan yang menawarkan kenyamanan, kabin lega, dimensi kompak, serta fitur cukup lengkap. Mobil ini dinilai menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan harian yang rileks, tetapi harga sekitar Rp360 jutaan untuk tipe tertinggi dinilai membuatnya menghadapi persaingan ketat.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
mobil perkotaan ION UT Mobil Listrik Kompak Adigo Smart Driving mobil listrik