Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

MPLS SD di Kawasan Pegunungan Tulungagung meski Hanya Ada 15 Siswa Baru, Mereka tetap Antusias Ikuti Sekolah Perdana

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 15 Juli 2025 | 18:00 WIB
MPLS di wilayah pegunungan Tulungagung berlangsung penuh semangat termasuk di SDN 4 Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Senin (14/7/2025).
MPLS di wilayah pegunungan Tulungagung berlangsung penuh semangat termasuk di SDN 4 Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Senin (14/7/2025).

TULUNGAGUNG - Meski siswanya tak sebanyak di sekolah kota, masa rengenalan lingkungan sekolah (MPLS) hari pertama pada Senin (14/7/2025), di wilayah pegunungan Tulungagung berlangsung penuh semangat. Salah satunya di SDN 4 Jengglungharjo.

Sebuah sekolah dasar negeri yang berada di Dusun Klumpit, Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung ini sebanyak 15 siswa baru mengikuti MPLS hari pertama dengan antusias.

Meski berada di kawasan pegunungan dan jauh dari pusat kota Tulungagung, pelaksanaan MPLS di sekolah ini tak kalah semarak dibanding sekolah-sekolah di perkotaan.

Sejak pagi, para siswa baru tampak hadir dengan seragam lengkap, wajah ceria, dan semangat tinggi menyambut hari pertama mereka sebagai pelajar sekolah dasar.

Panitia MPLS SDN 4 Jengglungharjo, Dwi Cahya Mardhinata menjelaskan, MPLS tahun ini dikemas dalam suasana ramah dan menyenangkan, sesuai dengan tema nasional “MPLS Ramah”.

Tak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, para siswa juga sudah mulai diperkenalkan pada pembelajaran dasar secara ringan.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka sudah mengenakan seragam, mengikuti kegiatan ice breaking, dan mulai diperkenalkan dengan aktivitas belajar yang ringan dan menyenangkan,” jelas Dwi.

Dengan jumlah peserta 15 siswa, kegiatan MPLS dapat dilakukan secara lebih personal.

Guru-guru pun memberikan pendampingan yang intensif untuk membantu siswa menyesuaikan diri dari kebiasaan di taman kanak-kanak menuju jenjang sekolah dasar.

“Melalui MPLS ini, kami berharap bisa menjembatani transisi mereka. Anak-anak yang sebelumnya terbiasa dibantu di TK, kini mulai kami latih untuk lebih mandiri dan percaya diri,” tambahnya.

Pelaksanaan MPLS ini juga menunjukkan bahwa pendidikan di daerah pelosok terus bergerak maju.

Selain itu, dengan semangat yang sama kuatnya untuk membentuk karakter generasi muda cerdas dan tangguh, meskipun dengan fasilitas yang sederhana. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#2025 #tulungagung #mpls