Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

SMP Negeri Satu Atap Sendang Tulungagung Dapat Tambahan 7 Siswa di SPMB Gelombang Kedua setelah Sebelumnya Hanya Meraih 2 Pendaftar

Vidya Sajar Fitri • Jumat, 3 Juli 2026 | 11:48 WIB
SPMB SD Tulungagung tetap offline tanpa gelombang kedua. Tahap lanjutan hanya dibuka untuk SMP yang belum memenuhi kuota.(ILUSTRASI AI)
SPMB SD Tulungagung tetap offline tanpa gelombang kedua. Tahap lanjutan hanya dibuka untuk SMP yang belum memenuhi kuota.(ILUSTRASI AI)

 

TULUNGAGUNG – SMP Negeri Satu Atap Sendang akhirnya mulai mendapat tambahan peserta didik pada pelaksanaan SPMB gelombang kedua di Tulungagung.

Sekolah tersebut tercatat memperoleh tambahan 7 siswa, setelah sebelumnya hanya mendapatkan 2 pendaftar pada gelombang pertama penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.

Tambahan tersebut menjadi kabar positif di tengah pelaksanaan SPMB gelombang kedua yang digelar untuk mengisi kekosongan kursi di puluhan SMP negeri di Tulungagung.

Pada tahap awal seleksi, banyak sekolah masih kekurangan siswa, termasuk SMP Negeri Satu Atap Sendang yang sebelumnya hanya memperoleh 2 siswa dari total kuota 32 peserta didik.

SPMB gelombang kedua ini sendiri berlangsung pada 1–4 Juli, dengan tujuan mengisi kursi kosong di 40 SMP negeri yang belum memenuhi pagu.

Pada gelombang pertama, hanya delapan SMP negeri yang berhasil memenuhi kuota, sementara sisanya masih menyisakan banyak kursi kosong.

Baca Juga: SPMB Gelombang Kedua Mulai Berdampak, Puluhan SMP Negeri di Tulungagung Tambah Pendaftar pada Hari Kedua Seleksi

Tambahan 7 Siswa di Tengah SPMB Gelombang Kedua

Panitia SPMB Disdik Tulungagung, Rifka Zuyun Umadah, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB gelombang kedua mulai menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah pendaftar di sejumlah sekolah yang sebelumnya kekurangan peserta didik.

Menurutnya, salah satu sekolah yang mengalami peningkatan cukup signifikan adalah SMP Negeri Satu Atap Sendang.

Dalam proses seleksi hari pertama gelombang kedua, sekolah tersebut berhasil mendapatkan tambahan 7 siswa melalui pendaftaran daring.

“Kalau SMP Negeri Satu Atap Sendang, yang sebelumnya masih menyisakan sekitar 30 kursi, sekarang sudah ada tambahan 7 siswa dari hasil seleksi kemarin,” ujar Zuyun, Kamis (2/7).

Dengan tambahan tersebut, SMP Negeri Satu Atap Sendang yang sebelumnya hanya meraih 2 siswa pada gelombang pertama, kini mulai mengalami peningkatan jumlah pendaftar di SPMB gelombang kedua.

Baca Juga: Ketambahan Satu Siswa di SPMB Gelombang Kedua, SMPN 2 Ngantru Tulungagung Sementara Dapat 8 Siswa dari Kuota 96

Gelombang Kedua SPMB untuk Isi 40 SMP Negeri Kosong Kuota

Disdik Tulungagung membuka SPMB gelombang kedua pada 1–4 Juli sebagai upaya mengisi kekosongan kursi di 40 SMP negeri.

Kondisi ini terjadi setelah pelaksanaan gelombang pertama hanya mampu mengisi penuh kuota di delapan sekolah.

Sementara itu, puluhan sekolah lainnya masih menyisakan kursi kosong dalam jumlah cukup besar. Bahkan, SMP Negeri Satu Atap Sendang sebelumnya hanya memperoleh 2 siswa dari total kuota 32 peserta didik.

Memasuki hari kedua pelaksanaan SPMB gelombang kedua, panitia mencatat adanya peningkatan jumlah pendaftar di beberapa sekolah.

Data tersebut diperoleh melalui portal SPMB yang terus diperbarui selama proses seleksi berlangsung.

“Hari ini (kemarin) merupakan hari kedua tahapan SPMB gelombang kedua.

Khusus untuk satuan pendidikan yang masih kekurangan peserta didik, sudah terlihat ada peningkatan jumlah pendaftar,” jelas Zuyun.

Baca Juga: SPMB SD Tulungagung Tetap Offline Tanpa Gelombang Kedua, Berbeda dengan SMP yang Buka Pendaftaran Lanjutan

Disdik Imbau Manfaatkan Peluang SPMB Gelombang Kedua

Disdik Tulungagung berharap masyarakat dapat memanfaatkan SPMB gelombang kedua secara maksimal, terutama bagi calon peserta didik yang belum mengikuti seleksi pada gelombang pertama atau belum diterima di sekolah tujuan.

Selain itu, guru, kepala sekolah, dan orang tua juga diimbau agar tidak hanya berfokus pada satu sekolah tertentu, tetapi mempertimbangkan sekolah negeri lain yang berada di sekitar domisili.

Zuyun menegaskan bahwa seluruh SMP negeri di Tulungagung memiliki standar mutu pendidikan yang sama.

Karena itu, masyarakat tidak perlu ragu memilih sekolah yang masih membuka penerimaan pada gelombang kedua.

“Semua SMP negeri memiliki standar mutu pendidikan dan tenaga pendidik yang sama. Terpenting adalah anak tetap mendapatkan layanan pendidikan yang baik di sekolah negeri,” tegasnya.

Pelaksanaan SPMB gelombang kedua akan terus berlanjut hingga 4 Juli dengan tahapan verifikasi, pengumuman hasil seleksi pada 3 Juli, serta daftar ulang peserta didik yang lolos pada 4 Juli.(*)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#spmb gelombang kedua tulungagung #smp negeri satu atap sendang #penerimaan siswa baru smp #disdik tulungagung spmb #kuota smp negeri tulungagung