JAKARTA - Peluang lolos dalam program Magang Hub Kemnaker dapat ditingkatkan dengan strategi yang tepat saat memilih posisi dan perusahaan. Calon peserta tidak hanya perlu memperhatikan jurusan, tetapi juga harus memastikan profil dan data pendukung di akun sudah lengkap.
Dalam sebuah video yang membahas tips mengikuti program Magang Hub Kemnaker, terdapat empat hal yang disarankan untuk diperhatikan calon peserta. Tips tersebut meliputi memilih posisi sesuai jurusan atau keterampilan, menentukan perusahaan berdasarkan domisili, tidak terburu-buru mendaftar, serta melengkapi profil dan biodata.
Bagi peserta yang ingin mengikuti program magang, persiapan sejak awal menjadi hal penting. Terutama bagi pelamar lintas jurusan, kemampuan yang dimiliki perlu didukung dengan pencapaian atau portofolio sehingga perusahaan dapat melihat relevansi kandidat dengan posisi yang dipilih.
Tips pertama agar peluang lolos Magang Hub Kemnaker semakin besar adalah memilih posisi yang sesuai dengan jurusan. Perusahaan atau HRD umumnya akan mencari kandidat yang dianggap paling relevan dengan bidang atau posisi yang dibutuhkan.
Meski demikian, peserta tetap diperbolehkan memilih posisi lintas jurusan. Namun, pilihan tersebut dinilai lebih menantang karena peserta perlu menunjukkan bahwa dirinya mempunyai keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Karena itu, peserta lintas jurusan disarankan memiliki bukti kemampuan berupa pencapaian atau portofolio yang memadai. Dengan begitu, keterampilan yang dimiliki dapat menjadi pendukung ketika perusahaan mempertimbangkan kandidat.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cicilan Pinjaman Rp25 Juta dan Rp100 Juta, Cek Besarannya
Tips kedua adalah memilih perusahaan yang lokasinya sesuai dengan domisili. Peserta memang dapat memilih perusahaan di luar wilayah tempat tinggal, tetapi terdapat sejumlah pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan tersebut.
Salah satunya berkaitan dengan biaya akomodasi. Dalam materi tersebut disebutkan bahwa Kemnaker tidak menyediakan biaya akomodasi bagi peserta yang mengikuti magang di luar kota sehingga kebutuhan perjalanan dan tempat tinggal perlu dipertimbangkan secara mandiri.
Selain itu, kemungkinan adanya panggilan wawancara secara langsung juga perlu diperhitungkan. Jika perusahaan meminta peserta mengikuti interview offline, pelamar yang berada jauh dari lokasi perusahaan harus menyiapkan biaya transportasi sendiri.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cek Cicilan Rp25 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsurannya
Tips ketiga adalah tidak terburu-buru melakukan pendaftaran atau melamar posisi. Menurut pengalaman yang disampaikan dalam video, masih terdapat perusahaan atau mitra yang baru muncul menjelang penutupan pendaftaran.
Perusahaan baru tersebut bahkan disebut dapat muncul sekitar satu hingga dua hari sebelum pendaftaran ditutup. Kondisi ini dapat menjadi kesempatan bagi peserta yang ingin mencari posisi dengan jumlah pelamar yang relatif lebih sedikit.
Dengan memperhatikan waktu pendaftaran, peserta dapat memantau posisi atau perusahaan yang tersedia secara lebih cermat. Peluang untuk mendapatkan posisi yang sesuai pun dapat terbuka apabila peserta memilih lowongan dengan persaingan yang tidak terlalu padat.
Baca Juga: Tabel KUR BRI 2026: Cicilan Pinjaman Rp25 Juta dan Rp100 Juta, Cek Besarannya
Tips terakhir sekaligus salah satu hal yang ditekankan adalah melengkapi profil dan biodata. Peserta disarankan memasukkan seluruh informasi yang dimiliki, mulai dari pengalaman, keahlian, pencapaian, pelatihan, hingga sertifikat.
Bagi peserta yang belum memiliki pengalaman kerja maupun pencapaian, sertifikat pelatihan dapat menjadi salah satu pendukung profil. Sertifikat tersebut dapat menunjukkan kepada HRD bahwa calon peserta mempunyai keterampilan dasar dan pengetahuan yang berkaitan dengan bidang yang dilamar.
Dalam video juga disebutkan adanya pilihan pelatihan online bersertifikat dari YEC yang disebut sebagai lembaga mitra resmi Kemnaker. Materi yang ditawarkan beragam, di antaranya administrasi, Microsoft Excel, data analis, desain grafis, dan digital marketing. Peserta disarankan memilih pelatihan berdasarkan keterampilan serta bidang yang diminati.
Editor : Carissa Emrys Fawnia