NASIONAL - Pascaturunnya B1-KWK DPP PKB kepada pasangan Budi Setiyahadi dan Susilowati (Budi-Susi), pengusaha batu bara itu makin serius mengikuti kontestasi Pilkada Tulungagung.
Budi mengaku tidak melihat sejarah sebagai kegagalan. Seperti diketahui, Budi tiga kali mengikuti kontestasi Pilkada Tulungagung, namun belum mendapat kemenangan.
Menurutnya, apa yang terjadi di masa lalu itu merupakan bentuk perjuangan. Sedangkan perjuangan itu akan terus dia lakukan selama hidup.
“Ya sebuah perjuangan tidak ada kata kalah tidak ada kata menyerah sepanjang diberikan kehidupan oleh sang Maha Kuasa. Legacy, bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ungkap pria berkacamata itu saat ditemui di lapangan Desa Wates, Kecamatan Campurdarat, Kamis (29/8/2024) sore.
Budi menilai, pemimpin-pemimpin Kabupaten Tulungagung selama ini sudah baik, tapi dia pengin Bumi Lawadan bisa lebih maju berkat dukungan generasi muda.
“Ini era milenial, kita pengen kepemimpinan ke depan itu lebih inovatif. Gen Z harus kita rangkul dan diberi peran,” ungkapnya, dengan semangat.
Baca Juga: Diawali Selamatan dan Doa Bersama, Gabah Mendaftar ke KPU Tulungagung
Budi menyadari bahwa Kabupaten Tulungagung merupakan daerah potensial. Baik dari sisi ekonomi, pertanian, budaya, maupun kesenian.
Sedangkan beberapa sektor potensial itu perlu lebih dimaksimalkan, agar Tulungagung menjadi kabupaten yang diharapkan oleh masyarakat.
“Tentunya Tulungagung ini menjadi kota idaman masyarakat, ekonominya baik, umkmnya baik, pertaniannya baik, sentral perdagangan baik,” ucapnya.
“Yang mana nanti masyarakat luas akan berbondong-bondong berbelanja ke Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.
Baca Juga: Empat Paslon Macung Pilkada Tulungagung
Curahan hati itu pun membuat Budi memimpikan Kabupaten Tulungagung lebih maju di beberapa sektor.
“Menjadikan kabupaten Tulungagung ini sebagai kota industri, perdagangan, pangan, dan budaya,” cetusnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra