Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Megawati Hangestri Antar Red Sparks Kalahkan Hyundai Hillstate, Duel Panas Lawan Moma Basoko Berakhir MVP

Divka Vance Yandriana • Senin, 11 Mei 2026 | 11:12 WIB
Megawati Hangestri jadi MVP saat Red Sparks menang dramatis atas Hyundai Hillstate usai duel panas lawan Moma Basoko.
Megawati Hangestri jadi MVP saat Red Sparks menang dramatis atas Hyundai Hillstate usai duel panas lawan Moma Basoko.

JAKARTA - Pertandingan Red Sparks melawan Hyundai Hillstate pada 12 Desember 2024 menjadi salah satu duel paling panas di Liga Voli Korea musim 2024-2025. Bermain di Chungmu Gymnasium, Red Sparks sukses menumbangkan juara bertahan Hyundai Hillstate lewat laga dramatis lima set sekaligus mengantarkan Megawati Hangestri meraih gelar MVP pertandingan.

Laga ini sejak awal memang diprediksi berlangsung sengit. Red Sparks datang dengan modal tiga kemenangan beruntun dan mengincar posisi ketiga klasemen yang saat itu ditempati IBK Altos. Di sisi lain, Hyundai Hillstate tampil sebagai salah satu tim terkuat musim ini dengan catatan 10 kemenangan dari 13 pertandingan.

Statistik membuat Hyundai Hillstate lebih diunggulkan. Apalagi skuad mereka diperkuat nama-nama besar seperti Moma Basoko, Wipawee Srithong, Yang Hyo-jin, Kim Da-in, hingga Lee Da-hyeon. Namun Red Sparks membuktikan bahwa pertandingan besar tidak selalu ditentukan oleh angka statistik semata.

Baca Juga: Yamaha EMF 2022 Meluncur, Motor Listrik Futuristik Hasil Kolaborasi Yamaha dan Gogoro Dibanderol Rp 51 Jutaan

Red Sparks Tampil Berani di Hadapan Publik Sendiri

Sejak set pertama dimulai, pertandingan langsung menyajikan duel sengit antara Megawati Hangestri dan bomber asing Hyundai Hillstate, Moma Basoko. Kedua pemain sama-sama tampil agresif dan saling membalas poin lewat spike keras.

Momentum penting datang ketika Bukilic mencetak tiga service ace beruntun. Servis keras dengan kecepatan rata-rata 85 km/jam membuat lini receive Hyundai Hillstate kacau dan memaksa pelatih Kang Sung-hyun mengambil timeout lebih cepat.

Tak mau kalah, Megawati juga menyumbangkan service ace pada pertengahan set pertama. Permainan solid Red Sparks membuat tuan rumah akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 25-20.

Baca Juga: Review Fiido Q1S: Sepeda Listrik Lipat Rasa Mini Bike, Bisa Masuk Bagasi Mobil dan Cocok Buat Bonceng Anak

Selain permainan agresif, kekompakan pemain Red Sparks juga mencuri perhatian. Salah satu momen menarik terjadi ketika Megawati menunjukkan gestur bangga kepada Bukilic setelah rekannya itu sukses melakukan dig dan membalasnya dengan spike tajam.

Duel Megawati vs Moma Basoko Jadi Sorotan

Set kedua menjadi panggung duel panas antara Megawati dan Moma Basoko. Hyundai Hillstate mulai tampil lebih agresif dan sempat unggul lima poin berkat serangan-serangan tajam Moma.

Namun Red Sparks berhasil bangkit. Megawati beberapa kali sukses mematahkan serangan lawan sekaligus mencetak poin penting untuk memperkecil jarak.

Baca Juga: Daftar Harga Sepeda Listrik dan E-Bike di Rodalink Serpong, Ada Polygon hingga Kalosi dengan Harga Tembus Rp115 Juta

Salah satu momen paling krusial terjadi ketika pelatih Ko Hee-jin mengganti setter utama Yeum Hye-seon dengan An Ye-rim. Pergantian ini terbukti efektif karena Red Sparks mulai menemukan ritme permainan dan berhasil membalikkan keadaan.

Pada poin-poin akhir set kedua, Megawati kembali menunjukkan kualitasnya. Meski dihadang langsung oleh blok Moma Basoko, spike Mega tetap menghasilkan poin penting yang membantu Red Sparks mengunci kemenangan 25-23.

Strategi Ko Hee-jin Jadi Penentu Kemenangan

Saat unggul dua set, Red Sparks justru mengalami penurunan performa pada set ketiga. Banyak kesalahan sendiri mulai bermunculan, mulai dari receive gagal hingga spike keluar lapangan.

Hyundai Hillstate memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik. Moma Basoko kembali menjadi mesin poin utama tim tamu dan membuat Red Sparks tertinggal jauh.

Melihat situasi sulit, Ko Hee-jin mengambil keputusan berani dengan menarik seluruh pemain inti dan memainkan para pelapis. Set ketiga akhirnya berakhir telak 8-25 untuk Hyundai Hillstate.

Meski terlihat menyakitkan, keputusan tersebut ternyata menjadi strategi penting untuk menjaga stamina pemain inti menghadapi dua set terakhir.

Red Sparks Dominan di Set Penentuan

Set keempat berlangsung sangat ketat. Kedua tim saling kejar poin hingga pertandingan harus melalui empat kali deuce. Hyundai Hillstate akhirnya menang tipis 27-29 dan memaksa laga berlanjut ke set kelima.

Namun skenario berubah total di set penentuan. Hyundai Hillstate mulai kehilangan energi, sementara Red Sparks tampil jauh lebih segar dan agresif.

Pertahanan Red Sparks mampu meredam spike-spike Moma Basoko yang sebelumnya sulit dihentikan. Sebaliknya, Megawati dan Bukilic tampil semakin percaya diri dalam menyerang.

Red Sparks akhirnya menutup set kelima dengan kemenangan telak 15-7 sekaligus memastikan kemenangan dramatis 3-2 atas Hyundai Hillstate.

Megawati Hangestri Resmi Jadi MVP

Berdasarkan data resmi KOVO, Megawati Hangestri mencetak 26 poin dengan akurasi serangan 44 persen. Ia juga menyumbangkan satu service ace dan tiga poin blok.

Sementara Bukilic mencatatkan 30 poin dan empat service ace sepanjang pertandingan.

Meski Bukilic unggul jumlah poin, Megawati dinilai memiliki pengaruh lebih besar dalam jalannya pertandingan. Kontribusinya dalam blok, transisi serangan, serta poin-poin penting membuat KOVO dan jurnalis Korea akhirnya memilih Megawati sebagai MVP pertandingan.

Kemenangan ini membawa Red Sparks naik ke posisi ketiga klasemen sementara Liga Voli Korea sekaligus memperpanjang winning streak mereka menjadi empat pertandingan beruntun.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Hyundai Hill State #Megawati Hangesti #Red Sparks