Feda Ega Pratama Dibuntuti Mark Marquest di Aragon, Ujian Mental Jadi Sorotan

Bachtiar Tatag P • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Feda Ega Pratama disebut menjalani latihan di Aragon bersama Mark Marquest. Momen tersebut menjadi sorotan karena tekanan yang dihadapi rookie Indonesia.
Feda Ega Pratama disebut menjalani latihan di Aragon bersama Mark Marquest. Momen tersebut menjadi sorotan karena tekanan yang dihadapi rookie Indonesia.

 
JAKARTA
- Feda Ega Pratama menjadi sorotan setelah disebut menjalani sesi latihan intensif di sebuah sirkuit karting di Aragon, Spanyol. Dalam sesi tersebut, pembalap muda Indonesia itu disebut berada satu lintasan dengan pembalap MotoGP yang dalam transkrip disebut Mark Marquest.

Momen tersebut digambarkan bukan sekadar latihan biasa. Feda Ega Pratama disebut mendapat tekanan karena berada di depan pembalap yang memiliki pengalaman dan status sebagai juara dunia. Situasi itu kemudian menjadi sorotan karena Feda diklaim mampu mempertahankan ritme tanpa melakukan kesalahan.

Menurut transkrip video, sesi latihan berlangsung di sirkuit karting Aragon yang memiliki karakter teknikal dan sempit. Feda disebut mengendarai Honda CBR 600R, sedangkan Mark Marquest menggunakan Ducati Panigale V2.

Baca Juga: Dua Armada Bus Sekolah Mulai Tua, Dishub Tulungagung Ajukan Pengadaan Bus Baru

Feda Ega Ditempel dari Belakang

Dalam sesi tersebut, Mark Marquest disebut tidak langsung menyalip Feda Ega. Ia justru berada di belakang dengan jarak yang sangat dekat. Kondisi tersebut membuat Feda harus mempertahankan konsentrasi ketika melaju di lintasan.

Transkrip menggambarkan situasi itu sebagai ujian mental bagi pembalap Indonesia. Feda disebut tetap menjaga ritme dan melakukan pengereman dengan agresif di sejumlah tikungan.

Tekanan semakin terasa karena karakter sirkuit karting yang sempit membuat kemampuan mengendalikan motor, menentukan titik pengereman, serta keluar dari tikungan menjadi sangat penting.

Baca Juga: Puncak Perjalanan MAXI TOUR BOEMI NUSANTARA, Rayakan Kemerdekaan di Tana Para Raja

Feda diklaim tidak goyah meski terus dibuntuti dari belakang. Ia disebut mampu mempertahankan jalur balap dan tetap fokus menghadapi tekanan tersebut.

Bagi Feda yang berstatus rookie, pengalaman tersebut dinilai sebagai kesempatan berharga. Transkrip menyebut pembalap muda Indonesia itu seolah mendapat kesempatan belajar langsung dengan mengamati ritme dan gaya berkendara pembalap berpengalaman.

Disebut Jadi Pelajaran Berharga

Dalam video, momen tersebut juga dikaitkan dengan proses pembelajaran Feda Ega Pratama. Ketika berada di lintasan yang sama, Feda disebut dapat menghadapi tekanan sekaligus merasakan langsung bagaimana seorang pembalap kelas dunia menjalani sesi latihan.

Beberapa aspek yang disebut dalam transkrip antara lain titik pengereman, posisi tubuh ketika menikung, hingga cara membuka gas saat keluar tikungan.

Namun, perlu dicatat bahwa penilaian tersebut merupakan analisis yang disampaikan dalam video. Tidak terdapat pernyataan langsung dari Feda maupun Mark Marquest dalam transkrip yang mengonfirmasi bahwa sesi tersebut merupakan proses transfer ilmu atau bentuk pengamatan khusus.

Baca Juga: Kurang Konsentrasi Jadi Pemicu, Pengendara Motor Masuk Jalur Lawan

Transkrip juga menyebut kemampuan Feda menjaga ritme ketika berada di bawah tekanan sebagai tanda positif bagi perkembangan mentalnya. Pengalaman menghadapi pembalap berpengalaman dinilai dapat menjadi bekal bagi Feda dalam menghadapi persaingan Moto3.

Bagi pembalap rookie, tekanan di lintasan tidak hanya berkaitan dengan kecepatan. Kemampuan mempertahankan konsentrasi ketika menghadapi situasi sulit juga menjadi bagian penting dari sebuah balapan.

Bekal Feda Menuju Persaingan Moto3

Feda Ega Pratama kini disebut sebagai salah satu pembalap muda Indonesia yang tengah menjalani perjalanan di ajang Moto3. Sesi latihan di Aragon dalam video tersebut kemudian diposisikan sebagai pengalaman penting sebelum menghadapi persaingan berikutnya.

Baca Juga: Blang Padang Banda Aceh Belum Diputuskan, Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah

Transkrip menilai Feda memiliki kesempatan untuk menyerap pengalaman dari sesi tersebut, terutama dalam hal presisi, keberanian mengambil jalur, serta ketenangan ketika mendapatkan tekanan dari pembalap lain.

Meski demikian, belum ada hasil balapan yang dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa pengalaman tersebut akan langsung membuat Feda mendominasi seri Moto3 berikutnya. Klaim mengenai dampak jangka panjangnya masih sebatas analisis dalam video.

Yang jelas, sesi latihan di Aragon menjadi perhatian karena memperlihatkan Feda Ega Pratama berada satu lintasan dengan pembalap yang disebut sebagai juara dunia. Bagi pembalap muda Indonesia, pengalaman seperti itu menjadi bagian dari proses menghadapi tekanan dan meningkatkan kemampuan di lintasan.

Perjalanan Feda di Moto3 pun masih panjang. Tantangan berikutnya akan menjadi kesempatan untuk membuktikan sejauh mana pengalaman dari latihan tersebut dapat diterapkan ketika menghadapi persaingan sesungguhnya.

Editor : Bachtiar Tatag P
Moto3 Feda Ega Pratama Mark Marquest Aragon balap motor