Veda Ega Pratama Tembus P1 di Aragon, Nyaris Crash Sebelum Rebut Kemenangan

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Veda Ega Pratama disebut meraih P1 di Aragon setelah nyaris crash. Pembalap Indonesia itu bangkit dan merebut kemenangan pada lap-lap akhir. (Youtube. com)
Veda Ega Pratama disebut meraih P1 di Aragon setelah nyaris crash. Pembalap Indonesia itu bangkit dan merebut kemenangan pada lap-lap akhir. (Youtube. com)

JAKARTA - Veda Ega Pratama disebut berhasil meraih kemenangan atau P1 dalam balapan Moto3 di MotorLand Aragon, Spanyol. Pembalap muda Indonesia itu digambarkan sempat berada di posisi kedua dan nyaris mengalami crash sebelum bangkit merebut posisi terdepan hingga garis finis.

Balapan Aragon berlangsung ketat sejak awal. Veda harus menghadapi tekanan dari para rival dalam perebutan posisi depan. Setiap lap menjadi pertarungan penting karena jarak antarpembalap sangat rapat.

Dalam transkrip video, Veda disebut mampu menjaga ketenangan ketika balapan memasuki fase akhir. Tekanan dari belakang terus datang, tetapi pembalap Indonesia tersebut tetap mempertahankan ritme hingga mendekati garis finis.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Menuju Moto3 Aragon, Modal P9 Silverstone Jadi Bekal Penting

Momen paling menegangkan terjadi ketika Veda hampir mengalami kecelakaan. Namun, dia disebut berhasil mengendalikan motornya dan tetap melanjutkan balapan. Bukannya kehilangan momentum, Veda justru meningkatkan tekanan untuk mengejar posisi pertama.

Veda Bangkit dari P2

Veda disebut sempat berada di posisi kedua sebelum pertarungan menuju lap-lap terakhir semakin sengit. Kondisi tersebut membuat peluang untuk merebut P1 terbuka.

Manuver penting kemudian dilakukan Veda. Pembalap Indonesia itu berhasil mengambil posisi terdepan dan mulai menjaga keunggulan dari para rival.

Transkrip menggambarkan beberapa lap terakhir sebagai bagian paling menegangkan. Veda harus mempertahankan konsentrasi karena kesalahan kecil dapat membuat posisi pertama kembali lepas.

Baca Juga: Bukan dari Barisan Depan, Veda Ega Pratama Siap Buru Podium dari Start ke-12

Namun, Veda tetap tenang hingga melewati tikungan terakhir. Motornya kemudian diarahkan menuju garis finis dan disebut berhasil menyelesaikan balapan di posisi pertama.

Hasil tersebut digambarkan sebagai kemenangan penting bagi Veda. Bendera Merah Putih pun disebut berkibar di podium Aragon, sekaligus menjadi sorotan dalam narasi mengenai kiprah pembalap muda Indonesia di Moto3.

Modal dari Silverstone

Sebelum pembahasan mengenai Aragon, transkrip juga mengulas penampilan Veda pada Moto3 Inggris 2026 di Silverstone. Saat itu, Veda disebut mengakhiri balapan di posisi kesembilan dan mendapatkan tujuh poin.

Baca Juga: Bukan dari Barisan Depan, Veda Ega Pratama Siap Buru Podium dari Start ke-12

Veda memulai balapan dari posisi ke-15. Namun, start yang bagus membuatnya mampu langsung masuk ke persaingan 10 besar.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, disebut memberikan apresiasi terhadap penampilan Veda. Dalam transkrip, Aoyama menilai Veda melakukan start dengan sangat baik dan mampu masuk ke kelompok pembalap yang cepat.

Sejumlah insiden di depan kemudian membuat Veda kehilangan kontak dengan rombongan terdepan. Dia harus berjuang dari grup kedua untuk kembali memperbaiki posisi hingga akhirnya finis kesembilan.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Aragon 2026 Lengkap: Jam Tayang Moto3, Klasemen, dan Posisi Veda Ega Pratama

Tambahan tujuh poin tersebut membuat koleksi Veda disebut mencapai 97 poin. Dalam klasemen yang dicantumkan di transkrip, dia berada di posisi keenam klasemen pembalap Moto3 dan runner-up dalam persaingan Rookie of the Year.

Brian Uriarte berada di posisi teratas klasemen rookie dengan 127 poin. Sementara Hakim Danish berada di posisi ketiga dengan 86 poin, sehingga selisih Veda dengan pembalap Malaysia tersebut disebut 11 poin.

Nyaris Crash, Veda Rebut P1

Pengalaman di Silverstone menjadi bagian dari perjalanan Veda sebelum menghadapi Aragon. Transkrip menyebut pembalap berusia 17 tahun itu masih memiliki sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama kualifikasi dan kemampuan menjaga kontak dengan grup terdepan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Start P16 di Silverstone, Strategi Honda Jadi Sorotan

Di Aragon, Veda justru digambarkan mampu menunjukkan performa berbeda. Dia terus menekan para rival dan memanfaatkan momentum ketika kesempatan merebut posisi pertama terbuka.

Situasi semakin dramatis ketika Veda hampir crash. Setelah berhasil menyelamatkan motornya, dia tetap melanjutkan pertarungan dan akhirnya disebut merebut P1.

Kemenangan tersebut digambarkan sebagai bukti perkembangan Veda di musim debut Moto3. Bukan hanya kecepatan, kemampuan menjaga fokus ketika berada di bawah tekanan juga menjadi sorotan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Spanyol, Start ke-17 Malah Finis Keenam di Jerez

Bagi pembalap muda Indonesia itu, hasil di Aragon menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya. Setelah menghadapi persaingan ketat dan nyaris terjatuh, Veda disebut mampu bangkit untuk mengamankan posisi pertama hingga finis.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : News Timnas
Veda Ega Pratama Honda Team Asia Moto3 MotorLand Aragon Aragon