Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

AI Membuat Foto Bergaya Ghibli Tren Baru atau Ancaman bagi Ilustrator dan Fotografer

Yoga Dany Damara • Kamis, 3 April 2025 | 05:47 WIB
Begini cara rubah fotomu ala studio ghibli
Begini cara rubah fotomu ala studio ghibli

Radar Tulungagung - Kecanggihan kecerdasan buatan (AI) kini semakin berkembang, termasuk dalam dunia seni dan fotografi.

Salah satu tren yang sedang ramai diperbincangkan adalah kemampuan AI untuk menciptakan foto bergaya Ghibli—gaya ilustrasi khas studio animasi Jepang yang terkenal dengan estetika magis dan detail yang menawan.

Hasil karya AI ini memang luar biasa. Dengan hanya memasukkan beberapa kata kunci atau referensi gambar, AI dapat menghasilkan ilustrasi yang tampak seperti karya seniman profesional.

Lanskap indah, pencahayaan lembut, serta warna-warna pastel khas Ghibli bisa dihasilkan hanya dalam hitungan detik.

Tidak heran jika tren ini segera menarik perhatian banyak orang, terutama penggemar seni visual.

Namun, kemajuan ini juga menimbulkan pertanyaan besar: apakah AI menjadi peluang baru atau ancaman bagi ilustrator dan fotografer
AI Sebagai Alat Bantu atau Pesaing
Bagi sebagian ilustrator dan fotografer, AI adalah alat yang dapat meningkatkan kreativitas dan efisiensi.

Mereka dapat memanfaatkan AI untuk mempercepat proses pembuatan konsep, menemukan inspirasi baru, atau bahkan mengedit foto agar lebih artistik.

AI bisa menjadi asisten yang membantu menciptakan karya lebih cepat tanpa menghilangkan sentuhan manusia.

Di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa AI dapat menggantikan peran ilustrator dan fotografer.

Dengan kemampuan menghasilkan gambar dalam waktu singkat dan dengan kualitas tinggi, beberapa klien atau perusahaan mungkin lebih memilih AI dibandingkan menyewa seniman profesional.

Ini dapat berdampak pada industri kreatif, di mana permintaan untuk karya manual bisa berkurang.

Dampak pada Industri Kreatif Fenomena ini memicu perdebatan di kalangan pekerja kreatif.

Ada yang berpendapat bahwa AI akan menggantikan pekerjaan manusia, sementara yang lain percaya bahwa AI hanyalah alat yang tidak bisa menggantikan sentuhan emosional dan kreativitas manusia.

Ilustrator dan fotografer yang mampu beradaptasi dengan teknologi ini mungkin justru memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

Di masa depan, kemungkinan besar akan terjadi kolaborasi antara AI dan seniman.

AI dapat membantu dalam proses teknis, sementara manusia tetap memegang kendali dalam aspek kreatif dan artistik.

Ini bisa menjadi era baru di dunia seni, di mana teknologi dan kreativitas berjalan beriringan.(yog).

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#studio ghibi #tren foto AI #edit foto