RADAR TULUNGAGUNG - Motor listrik Rp9 juta mendadak viral di kalangan pecinta kendaraan listrik Tanah Air.
Banyak yang penasaran, apakah benar harga tersebut realistis atau hanya gimmick semata. Melalui sebuah video review, fakta sebenarnya akhirnya terungkap.
Motor listrik Rp9 juta ini merupakan produk asal China dengan merek Julong, yang kemudian dimodifikasi.
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa harga Rp9 juta memang benar adanya, namun ada catatan penting yang wajib diketahui calon pembeli.
Sejak awal, motor listrik Rp9 juta ini dijual tanpa baterai. Artinya, harga tersebut hanya mencakup unit motor saja, belum termasuk komponen utama yang menentukan performa kendaraan listrik.
Harga Murah, Tapi Belum Siap Jalan
Pemilik motor, Adi, menegaskan bahwa dirinya membeli unit ini dengan harga Rp9 juta dalam kondisi kosong. Baterai harus dirakit atau dibeli secara terpisah.
“Kalau baterai 50 Ah itu sekarang sekitar Rp1 juta, sedangkan tambahan baterai cadangan bisa mencapai Rp3,5 juta,” jelasnya.
Hal ini membuat total biaya kepemilikan sebenarnya bisa jauh lebih tinggi dari harga awal.
Belum lagi tambahan aksesori seperti lampu kabut, shockbreaker, hingga modifikasi lainnya yang dilakukan pemilik.
Desain Futuristik, Mirip Transformer
Dari sisi tampilan, motor listrik ini justru mencuri perhatian. Desainnya disebut futuristik dengan lampu LED warna-warni yang sudah menjadi bawaan pabrik.
Bagian depan terlihat agresif, bahkan disebut mirip karakter transformer.
Velg berukuran 12 inci dengan ban 100/80 juga menambah kesan sporty.
Menariknya, motor ini memiliki konsep modular. Bagian bodi tertentu bisa dilepas untuk mengubah tampilan menjadi lebih sederhana seperti skuter biasa.
Performa dan Kecepatan
Motor ini dibekali dinamo 3.000 watt yang cukup bertenaga untuk penggunaan harian.
Dalam pengujian, kecepatan maksimal yang tercapai secara nyata berada di angka sekitar 95 km/jam.
Namun, terdapat klaim kecepatan hingga 150 km/jam melalui aplikasi. Sayangnya, angka tersebut hanya berupa data throttle, bukan kecepatan riil di jalan.
“Sebenarnya itu bukan speed asli, tapi data dari aplikasi saja,” tegas reviewer.
Motor ini juga dilengkapi tiga mode kecepatan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari mode hemat hingga mode performa tinggi.
Kelemahan yang Perlu Diperhatikan
Meski menarik dari sisi harga dan desain, motor listrik Rp9 juta ini juga memiliki sejumlah kekurangan.
Salah satu yang paling disorot adalah sistem pengereman yang dinilai kurang optimal.
Hal ini membuat pengendara disarankan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.
Selain itu, status legalitas kendaraan juga belum lengkap. Unit yang direview hanya memiliki faktur pembelian tanpa surat resmi seperti STNK.
Kesimpulan
Motor listrik Rp9 juta memang nyata adanya, namun tidak sepenuhnya “siap pakai”.
Konsumen harus menyiapkan biaya tambahan untuk baterai dan kebutuhan lain.
Meski begitu, bagi penggemar modifikasi atau pencari kendaraan listrik murah, motor ini tetap menjadi opsi menarik.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan