TULUNGAGUNG – Antusiasme pecinta gadget kembali memuncak seiring hadirnya unit terbaru Tecno Spark 40 Pro di meja redaksi. Mengusung tagline "Tipis No Drama", ponsel ini benar-benar membuktikan jargonnya melalui ketebalan bodi yang hanya 6,69 mm. Meski hadir dengan bodi yang sangat ramping, Tecno tidak main-main dalam memberikan paket penjualan yang lengkap, menjadikannya salah satu opsi paling menarik bagi konsumen yang menginginkan nilai lebih dari setiap rupiah yang dikeluarkan.
Salah satu kejutan terbesar yang ditemukan saat sesi unboxing adalah komitmen Tecno terhadap dukungan perangkat lunak. Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, Tecno Spark 40 Pro kini dijanjikan akan mendapatkan pembaruan sistem operasi (Android Update) hingga tiga generasi atau sampai Android 18. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna di Indonesia, khususnya di wilayah Tulungagung dan sekitarnya, yang mendambakan ponsel dengan masa pakai jangka panjang tanpa takut ketinggalan fitur terbaru.
Dalam paket penjualannya, Tecno tetap mempertahankan tradisi "tidak pelit". Konsumen akan mendapatkan unit ponsel yang sudah terpasang pelindung layar, jelly case berwarna abu-abu dove yang elegan, serta kepala charger 45 Watt yang ukurannya cukup masif. Lengkapnya aksesoris bawaan ini membuat pengguna tidak perlu lagi merogoh kocek tambahan untuk membeli perlengkapan dasar, sehingga ponsel bisa langsung digunakan sesaat setelah keluar dari kotak.
Desain "Moon Titanium" yang Mewah dan Ergonomis
Varian warna Moon Titanium yang kami uji tampil sangat menawan dengan sentuhan akhir matte yang halus. Desain bagian belakangnya mengingatkan kita pada jajaran ponsel flagship asal Korea Selatan, dengan modul kamera yang tersusun rapi. Karena menggunakan finishing dove, bodi ponsel ini sangat ramah terhadap sidik jari, sehingga tetap terlihat bersih meski digunakan tanpa casing.
Meskipun memiliki bodi ultra tipis, Tecno masih berhasil mempertahankan port audio jack 3,5 mm di bagian bawah, sebuah keputusan yang sangat diapresiasi oleh pengguna yang masih setia dengan earphone kabel. Penempatan tombol volume yang dipisah juga memberikan kesan ergonomis, memudahkan pengguna untuk meraba dan menekan tombol tanpa salah sasaran saat ponsel berada di dalam saku.
Layar AMOLED 144Hz dan Fitur Komunikasi Inovatif
Di sektor visual, Tecno Spark 40 Pro dibekali layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K. Dukungan refresh rate hingga 144Hz membuat pergerakan layar terasa sangat instan dan responsif. Tecno juga menyematkan teknologi "Pro XDR Eye Care Display" yang dirancang khusus untuk mengurangi kelelahan mata, sehingga pengguna bisa menatap layar lebih lama dengan nyaman, baik untuk bekerja maupun menikmati konten hiburan.
Baca Juga: 7 HP RAM 12 GB Murah Terbaik Awal 2026, Spek Ngebut Mulai Rp2 Jutaan!
Fitur lain yang sangat unik dan menarik perhatian adalah "FreeLink". Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon melalui jaringan Bluetooth atau Wi-Fi tanpa menggunakan pulsa maupun koneksi internet. Cara kerjanya yang mirip dengan sistem Push-To-Talk (PTT) memberikan nilai tambah bagi komunikasi jarak dekat. Ditambah dengan sertifikasi IP64 dan slot kartu SIM yang memiliki karet pelindung, ponsel ini terbukti tangguh untuk menghadapi aktivitas harian di berbagai kondisi.
Kemampuan Kamera dan Performa Helio G100
Untuk urusan performa, chipset MediaTek Helio G100 Ultimate yang dipadukan dengan RAM hingga 16 GB (8GB fisik + 8GB virtual) memastikan segala aktivitas berjalan lancar. Kamera utamanya yang beresolusi 50 MP didukung oleh fitur AI canggih seperti AIGC, yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan karakter unik dari foto yang diambil. Kamera depannya pun sudah mumpuni untuk kebutuhan video call atau rapat daring dengan resolusi maksimal hingga 2K 30 fps.
Baterai berkapasitas 5.200 mAh pada bodi setipis 6,69 mm adalah sebuah pencapaian teknis yang luar biasa dari Tecno. Dengan kombinasi pengisian daya cepat 45 Watt, Tecno Spark 40 Pro resmi menjadi penantang serius di kelas menengah yang menawarkan keseimbangan antara estetika, fungsionalitas, dan jaminan masa depan perangkat lunak.
Editor : Vicky Permana Saputra