JAKARTA – Infinix kembali menunjukkan dominasinya di pasar smartphone harga terjangkau dengan resmi meluncurkan Infinix Hot 50 5G. Ponsel anyar yang dibanderol mulai Rp1,8 jutaan ini membawa spesifikasi kelas atas, termasuk konektivitas 5G dan sensor kamera Sony, yang membuatnya digadang-gadang akan menjadi primadona baru di kelas entry-level.
Perangkat ini pertama kali menyapa pasar India pada 5 September 2026. Dengan kombinasi desain frosted matte yang elegan, performa chipset mumpuni, serta klaim ketahanan "bebas lemot" hingga lima tahun, Infinix Hot 50 5G siap menjadi ancaman serius bagi ponsel di rentang harga serupa. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai spesifikasi dan daya tarik utama dari ponsel ini.
Desain Elegan dan Layar 120 Hz yang Mulus
Infinix Hot 50 5G hadir dengan bahasa desain yang jauh lebih fresh dibandingkan generasi sebelumnya. Pabrikan asal Tiongkok ini perlahan meninggalkan desain kamera "boba" dan beralih ke modul lensa vertikal yang lebih modern. Ponsel ini memiliki bodi yang cukup tipis dengan ketebalan 7,8 mm dan berat ringan 180 gram, memberikan kenyamanan saat digenggam dalam waktu lama.
Pada sisi visual, Infinix menyematkan layar IPS LCD seluas 6,78 inci dengan desain punch hole. Meski resolusinya masih HD+, ponsel ini sudah dibekali refresh rate 120 Hz yang menjamin pergerakan layar terasa sangat mulus. "Untuk HP sejutaan, kombinasi desain dan refresh rate tinggi ini sudah sangat oke, bahkan melampaui beberapa kompetitor yang masih menggunakan desain layar water drop," ujar analis pasar gadget.
Performa MediaTek Dimensity 6300 dan Klaim Bebas Lemot
Di sektor dapur pacu, Infinix Hot 50 5G dipersenjatai chipset MediaTek Dimensity 6300 dengan fabrikasi 4 nanometer. System-on-Chip (SoC) ini dikenal memiliki efisiensi daya yang baik serta performa tangguh untuk menjalankan aplikasi berat. Berdasarkan uji benchmark, skor AnTuTu ponsel ini mampu menembus angka 400.000-an poin.
Salah satu poin penjualan unik yang ditawarkan Infinix adalah sertifikasi TÜV SÜD, yang menjadi landasan klaim bahwa perangkat ini mampu berjalan bebas lemot selama lima tahun penggunaan. Dukungan RAM hingga 8 GB (LPDDR4x) dan penyimpanan internal 128 GB (UFS 2.2) semakin memperkuat posisinya sebagai perangkat yang mampu diandalkan untuk produktivitas jangka panjang serta kebutuhan gaming kasual.
Kamera Sony dan Fitur Pendukung yang Lengkap
Meski menyasar segmen harga irit, Infinix tetap serius di sektor fotografi. Kamera utama 48 megapiksel pada seri ini telah menggunakan sensor Sony IMX 582, yang mampu menghasilkan detail dan warna lebih baik dibandingkan sensor standar di kelasnya. Baik kamera depan maupun belakang telah mendukung perekaman video resolusi 2K pada 30 FPS.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur fungsional seperti sertifikasi IP54 untuk ketahanan terhadap cipratan air, dukungan NFC, serta lubang jack audio 3,5 mm yang masih banyak dicari pengguna. Meski baterainya berkapasitas 5.000 mAh, pengisian daya masih terbatas di 18 watt. Walaupun belum ada informasi resmi terkait jadwal masuk ke Indonesia, melihat tren peluncuran seri sebelumnya, besar kemungkinan Infinix Hot 50 5G akan menyapa pasar tanah air dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Editor : Vicky Permana Saputra