Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cara Upgrade Sepeda Listrik 48 Volt ke 60 Volt, Top Speed Naik dari 35 Km/Jam Jadi 44 Km/Jam

Cholifatun Nisak • Jumat, 3 Juli 2026 | 16:25 WIB
Cara upgrade sepeda listrik 48 volt ke 60 volt dengan tambah baterai. Top speed naik dari 35 km/jam menjadi 44 km/jam, simak langkah lengkapnya.
Cara upgrade sepeda listrik 48 volt ke 60 volt dengan tambah baterai. Top speed naik dari 35 km/jam menjadi 44 km/jam, simak langkah lengkapnya.

 

JAKARTA, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Cara upgrade sepeda listrik 48 volt ke 60 volt menjadi salah satu topik yang banyak dicari pengguna kendaraan listrik yang ingin meningkatkan performa tanpa harus mengganti motor listrik baru. Dengan menambah satu baterai dan melakukan beberapa penyesuaian pada sistem kelistrikan, kecepatan maupun jarak tempuh diklaim dapat meningkat cukup signifikan.

Dalam sebuah video di YouTube, seorang kreator membagikan proses cara upgrade sepeda listrik 48 volt ke 60 volt menggunakan sepeda listrik Pacific Nimbus sebagai contoh. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan satu unit baterai SLA sehingga total tegangan naik dari 48 volt menjadi 60 volt.

Menurut pemilik, cara upgrade sepeda listrik 48 volt ke 60 volt dipilih karena performa bawaan Pacific Nimbus dianggap masih terbatas. Berdasarkan pengujian menggunakan aplikasi GPS, kecepatan maksimal standar hanya mencapai sekitar 35 km/jam di jalan datar, sementara jarak tempuh berkisar 50 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Menambah Tegangan untuk Meningkatkan Kecepatan

Pemilik menjelaskan bahwa prinsip dasar meningkatkan performa sepeda listrik cukup sederhana.

Jika ingin menambah kecepatan, maka yang perlu dinaikkan adalah tegangan atau voltase baterai. Sebaliknya, jika ingin meningkatkan torsi, maka yang dimodifikasi adalah kemampuan arus atau ampere yang disuplai menuju motor BLDC.

Pada proyek ini dipilih metode penambahan baterai karena dinilai lebih aman dibandingkan menggunakan modul step-up DC berarus besar yang berpotensi mengalami overheat apabila digunakan secara terus-menerus.

Controller Harus Dicek Terlebih Dahulu

Sebelum menambah baterai, langkah paling penting adalah memastikan controller masih mampu menerima tegangan yang lebih tinggi.

Controller bawaan Pacific Nimbus memiliki spesifikasi 48 volt dengan arus maksimum sekitar 23 ampere.

Saat dibongkar, komponen yang menjadi perhatian utama adalah kapasitor elektrolit (elco). Elco bawaan memiliki spesifikasi 470 mikrofarad 63 volt.

Karena tegangan sistem akan dinaikkan menjadi 60 volt, kapasitor tersebut diganti menggunakan elco 470 mikrofarad 100 volt agar tetap aman saat menerima tegangan pengisian yang bisa mencapai sekitar 67,7 volt.

Selain kapasitor, pemeriksaan juga dilakukan pada MOSFET controller. Berdasarkan spesifikasinya, komponen tersebut masih mampu bekerja hingga tegangan sekitar 85 volt sehingga tidak perlu diganti.

Baca Juga: Tak Punya Prestasi Saat Kuliah, Alumni ITB Ini Tetap Raih Dua Beasiswa ke Belanda, Ini Rahasianya

Baterai Disusun Menjadi Lima Unit

Pacific Nimbus menggunakan empat baterai SLA 12 volt yang dirangkai secara seri.

Agar tegangan meningkat menjadi 60 volt, satu baterai tambahan dipasang sehingga total menjadi lima baterai.

Sebelum dirangkai, seluruh baterai terlebih dahulu diisi penuh menggunakan charger 12 volt agar tegangan masing-masing baterai relatif seimbang.

Pemilik mengingatkan agar selisih tegangan antarbaterai tidak terlalu jauh sebelum disusun seri untuk menghindari ketidakseimbangan saat digunakan.

Setelah seluruh baterai tersusun, tegangan total terbaca sekitar 65,2 volt dalam kondisi penuh.

Charger Ikut Diganti

Perubahan tegangan baterai membuat charger bawaan 48 volt tidak lagi dapat digunakan.

Karena itu, pemilik mengganti charger dengan versi khusus 60 volt yang banyak dijual di marketplace dengan kisaran harga sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Penggantian charger dinilai wajib dilakukan agar proses pengisian baterai tetap aman dan seluruh baterai dapat terisi penuh sesuai spesifikasi sistem baru.

Hasil Pengujian Top Speed

Setelah seluruh proses modifikasi selesai, sepeda listrik kembali diuji menggunakan GPS.

Hasilnya, kecepatan maksimum meningkat dari sekitar 35 km/jam menjadi 44 km/jam atau bertambah sekitar 9 km/jam dibandingkan kondisi standar.

Selain peningkatan top speed, kapasitas baterai yang bertambah juga diperkirakan membuat jarak tempuh menjadi lebih jauh karena total energi yang tersimpan meningkat.

Meski demikian, modifikasi seperti ini memerlukan pemahaman mengenai sistem kelistrikan kendaraan. Kesalahan dalam memilih komponen, menyusun baterai, atau mengganti kapasitor dapat berisiko merusak controller maupun baterai. Oleh karena itu, pengguna disarankan memahami spesifikasi seluruh komponen sebelum melakukan upgrade secara mandiri.

Baca Juga: Tips Dapat Beasiswa ke Belanda Meski Tanpa Prestasi, Alumni ITB Bongkar 4 Strategi Jitu

Editor : Cholifatun Nisak
#Upgrade Sepeda Listrik #baterai sepeda listrik #cara upgrade sepeda listrik 48 volt ke 60 volt #sepeda listrik Pacific Nimbus #controller sepeda listrik