Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Modifikasi Polytron Fox Air Makin Gahar, Intip Daftar Upgrade dan Biaya yang Bikin Tampil Beda

Cholifatun Nisak • Jumat, 3 Juli 2026 | 16:30 WIB
Modifikasi Polytron Fox Air Makin Gahar, Intip Daftar Upgrade dan Biaya yang Bikin Tampil Beda
Modifikasi Polytron Fox Air Makin Gahar, Intip Daftar Upgrade dan Biaya yang Bikin Tampil Beda

 

JAKARTA, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COMModifikasi Polytron Fox Air semakin ramai menjadi perbincangan di kalangan pengguna motor listrik. Berbagai aksesori aftermarket kini tersedia untuk meningkatkan tampilan, kenyamanan, hingga fitur motor listrik besutan Polytron tersebut.

Salah satu pemilik Polytron Fox Air membagikan hasil modifikasi motornya melalui kanal YouTube Ajan Tekno. Dalam video tersebut, hampir seluruh bagian motor mendapat sentuhan baru, mulai dari sektor kaki-kaki, pencahayaan, hingga area kokpit.

Bagi pecinta modifikasi Polytron Fox Air, ubahan yang dilakukan bisa menjadi referensi menarik karena sebagian besar komponen menggunakan sistem plug and play (PNP), sehingga pemasangannya relatif mudah tanpa perlu mengubah rangka utama motor.

Tampilan Belakang Lebih Sporty

Ubahan dimulai dari bagian belakang. Dudukan pelat nomor diganti menggunakan model frameless sehingga tampil lebih minimalis dan modern.

Shockbreaker masih menggunakan milik Yamaha XMAX yang sebelumnya sudah terpasang. Meski demikian, pemilik mengaku shock sebelah kiri mulai menimbulkan bunyi saat melewati jalan bergelombang sehingga kemungkinan akan dilakukan servis.

Selain itu, spakbor belakang diganti menggunakan model universal yang hanya membutuhkan tambahan baut agar dapat terpasang dengan baik.

Cover arm kanan dan kiri juga tidak lagi menggunakan bawaan pabrik. Komponen tersebut diganti memakai cover milik Yamaha R15 sehingga area swing arm terlihat lebih berisi.

Sementara itu, bagian bodi dibungkus scotlite putih mengilap. Warna tersebut dipilih untuk memberikan kesan bersih sekaligus membuat tampilan Fox Air terlihat lebih premium.

Lampu RGB Jadi Daya Tarik

Salah satu ubahan yang paling mencolok terdapat pada sistem pencahayaan.

Lampu belakang kini menggunakan LED RGB, sementara lampu sein tetap mempertahankan bohlam bawaan pabrik. Hal tersebut dilakukan karena sistem kelistrikan lampu sein masih memerlukan bohlam original agar fitur hazard dan suara sein tetap bekerja normal.

Di bagian depan, lampu utama juga sudah mengalami upgrade menggunakan proyektor biled RGB yang dapat dikendalikan melalui aplikasi smartphone.

Tak hanya itu, lampu alis depan pun ikut diganti menjadi RGB sehingga pengguna bisa mengatur berbagai pilihan warna sesuai selera.

Baca Juga: Tak Punya Prestasi Saat Kuliah, Alumni ITB Ini Tetap Raih Dua Beasiswa ke Belanda, Ini Rahasianya

Kokpit Berubah Total

Perubahan paling besar justru terlihat pada area kemudi.

Stang bawaan diganti menggunakan model bergaya Yamaha TMAX yang dipadukan dengan cover komstir milik Honda PCX. Kombinasi tersebut membuat tampilan depan Polytron Fox Air sekilas menyerupai motor matik premium.

Master rem juga sudah menggunakan produk aftermarket dengan kualitas lebih baik untuk meningkatkan feeling pengereman.

Sementara itu, gas spontan Domino dipasang agar respons akselerasi terasa lebih cepat.

Handgrip diganti menggunakan model racing, sedangkan saklar kiri memakai model bergaya Thailand yang dinilai lebih ergonomis saat mengoperasikan lampu sein maupun hazard.

Fitur Tambahan Semakin Lengkap

Tak hanya fokus pada tampilan, pemilik juga menambahkan berbagai fitur penunjang.

Salah satunya adalah TPMS (Tire Pressure Monitoring System) yang berfungsi memantau tekanan ban secara real time.

Menurut pemilik, perangkat ini penting karena tekanan ban yang kurang berpotensi membuat velg atau motor BLDC lebih mudah mengalami kerusakan saat menghantam lubang.

Motor juga mendapat tambahan lampu kolong yang dikendalikan melalui tombol khusus, charger USB fast charging, tempat minum multifungsi, hingga gantungan barang model pengunci agar lebih aman ketika motor melewati jalan bergelombang.

Di sektor alarm, suara notifikasi sengaja dinonaktifkan. Meski demikian, sistem penguncian motor listrik masih tetap aktif sehingga keamanan kendaraan tetap terjaga.

Kaki-Kaki Ikut Dirombak

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, pemilik mengganti ban menggunakan merek Maxxis dengan ukuran 120/70 di depan dan 130/70 di belakang.

Pijakan kaki juga dibuat custom sehingga posisi berkendara menjadi lebih nyaman.

Selain itu, baut-baut bodi tertentu diganti menggunakan baut titanium agar tampilan terlihat lebih eksklusif sekaligus mengurangi potensi karat.

Logo Polytron pun diganti menggunakan emblem resin timbul sehingga memberikan kesan lebih premium.

Meski telah melakukan banyak perubahan, pemilik mengaku masih akan melanjutkan proyek modifikasi. Beberapa rencana berikutnya antara lain mengganti grip stang, menyempurnakan sistem pembuka jok otomatis, hingga melakukan evaluasi performa seluruh aksesori setelah digunakan dalam aktivitas harian.

Dengan banyaknya pilihan komponen aftermarket yang kini tersedia, modifikasi Polytron Fox Air menunjukkan bahwa motor listrik tidak hanya menawarkan efisiensi berkendara, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikustomisasi sesuai karakter masing-masing penggunanya.

Baca Juga: 7 Kesalahan Pendaftar Beasiswa LPDP yang Bikin Gagal Lolos, Mahasiswi Harvard Bongkar Penyebabnya

Editor : Cholifatun Nisak
#Modifikasi Polytron Fox Air #Lampu RGB #Aksesori Polytron Fox Air #Polytron Fox Air #motor listrik