Xiaomi 17T Pro Punya Spek Gahar, tapi Ada Beberapa Fitur yang Dipangkas

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 19:25 WIB
Xiaomi 17T Pro membawa Dimensity 9500 dan baterai 7.000 mAh, tetapi sejumlah fitur masih menjadi catatan dibandingkan flagship.(pinterest)
Xiaomi 17T Pro membawa Dimensity 9500 dan baterai 7.000 mAh, tetapi sejumlah fitur masih menjadi catatan dibandingkan flagship.(pinterest)

JAKARTA - Xiaomi 17T Pro membawa sejumlah spesifikasi yang tergolong tinggi, mulai dari chipset Dimensity 9500, baterai 7.000 mAh, hingga kamera telefoto periskop 5x. Namun, ponsel ini masih memiliki beberapa sisi yang membuatnya belum sepenuhnya bisa disandingkan dengan flagship kelas atas.

Dalam ulasan David, Xiaomi 17T Pro tetap menawarkan performa dan fitur yang kuat untuk kelas harganya. Hanya saja, konsep “flagship killer” yang selama ini melekat pada lini T Pro dinilai tidak lagi sekuat generasi sebelumnya.

Salah satu penyebabnya adalah harga. Menurut David, kenaikan harga membuat jarak antara Xiaomi 17T Pro dan ponsel flagship semakin tipis. Jika sebelumnya seri T Pro mampu menawarkan pengalaman mendekati flagship dengan harga jauh lebih murah, kondisi tersebut kini mulai berubah.

Unit yang diuji merupakan Xiaomi 17T Pro resmi Indonesia dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB berwarna hitam. Ponsel ini dikembangkan bersama Leica dan membawa sejumlah fitur yang biasanya ditemukan pada perangkat kelas premium.

Di antaranya kamera periskop 5x, pengisian cepat 100W, wireless charging 50W, serta baterai silicon-carbon berkapasitas 7.000 mAh. Xiaomi juga membekali perangkat dengan layar 6,83 inci ber-refresh rate hingga 144Hz.

Dari sisi performa, Dimensity 9500 menjadi salah satu daya tarik utama. Dalam pengujian David, skor AnTuTu berada di kisaran 3,5 juta. Untuk bermain game, performanya tergolong tinggi. Genshin Impact misalnya dapat berjalan di sekitar 59 frame per second dan mendekati 60 FPS.

Namun, refresh rate 144Hz pada layar belum sepenuhnya dimanfaatkan. Mobile Legends dalam pengujian masih dibatasi hingga 120 FPS. David membandingkannya dengan beberapa perangkat lain yang sudah dapat membuka opsi 144 FPS.

Layar Xiaomi 17T Pro sendiri menawarkan tingkat kecerahan rendah hingga 1 nit dan tingkat kecerahan tinggi untuk penggunaan di luar ruangan. Akan tetapi, panel tersebut belum menggunakan teknologi LTPO. Refresh rate dinamisnya juga hanya turun sampai 60Hz.

Bagian lain yang menjadi catatan adalah material pelindung layar. Xiaomi menggunakan Gorilla Glass 7i, bukan kaca kelas flagship seperti Victus. Port USB-C juga masih menggunakan standar USB 2.0.

Kamera Jadi Salah Satu Pembeda

Xiaomi 17T Pro membawa tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, periskop 50 MP dengan zoom optik 5x, dan ultrawide 12 MP.

Kamera utama menggunakan sensor Light Fusion 950. Menurut David, perbedaan dengan Xiaomi 17T baru terasa lebih jelas ketika hasil foto diperbesar atau digunakan dalam kondisi minim cahaya.

Karakter warna Leica juga menjadi salah satu keunggulan. Hasil foto disebut memiliki warna yang kuat, kontras, dan terlihat lebih padat tanpa berlebihan.

Baca Juga: Saham Antam vs Emas, Mana Lebih Cuan dalam 10 Tahun? Ini Hasilnya

Namun, kamera ultrawide 12 MP menjadi salah satu bagian yang dinilai kurang dibandingkan sejumlah pesaing di kelas flagship. Kamera depan juga masih memiliki batas perekaman video 4K 30 FPS, bukan 4K 60 FPS.

Untuk audio, speaker stereo Xiaomi 17T Pro dinilai cukup baik, tetapi belum memberikan kesan istimewa. David memberi penilaian sekitar 7,5 dan menilai kualitas tersebut masih berpeluang ditingkatkan melalui pembaruan perangkat lunak.

Di luar catatan tersebut, Xiaomi 17T Pro tetap membawa sejumlah fitur premium seperti NFC, infrared blaster, IP68, stereo speaker, dual nano SIM, dan wireless charging.

Ponsel ini juga menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Dalam ulasan tersebut disebutkan perangkat mendapatkan dukungan pembaruan sistem operasi hingga lima tahun dan pembaruan keamanan selama enam tahun.

Dengan kombinasi performa tinggi, baterai besar, pengisian 100W, frame metal, dan wireless charging, Xiaomi 17T Pro tetap menjadi ponsel yang menarik. Namun, sejumlah pemangkasan seperti USB 2.0, layar non-LTPO, ultrawide 12 MP, serta kamera depan 4K30 membuat posisinya tidak sekuat citra flagship killer generasi terdahulu.

David menilai Xiaomi 17T Pro masih masuk akal jika dibandingkan Xiaomi 17 dalam satu keluarga karena selisih harga cukup besar. Tetapi ketika berhadapan dengan kompetitor seperti iQOO 15 dan Vivo X300, keunggulan harga dan fiturnya dinilai tidak lagi terlalu dominan.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Xiaomi 17T Pro Dimensity 9500 HP Xiaomi xiaomi smartphone flagship