JAKARTA - iPhone 18 Pro Max membawa sejumlah pembaruan pada sektor kamera dan layar yang menjadi perhatian dalam sesi unboxing serta ulasan David. Tidak hanya mengandalkan peningkatan performa, perangkat ini juga menawarkan fitur aperture variabel dan Dynamic Island dengan ukuran lebih kecil.
Dalam pengujian yang ditampilkan, perubahan tersebut menjadi salah satu pembeda iPhone 18 Pro Max dari generasi sebelumnya. Meski secara tampilan keseluruhan masih mirip, beberapa bagian mengalami penyesuaian yang berkaitan dengan pengalaman penggunaan.
Kamera Utama Kini Mendukung Aperture Variabel
Salah satu pembaruan yang dibahas David adalah kamera utama iPhone 18 Pro Max yang sudah mendukung aperture variabel. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur bukaan lensa dari F1.48 hingga F4.
Pengaturan tersebut memberikan keleluasaan dalam menentukan tingkat cahaya yang masuk sekaligus efek latar belakang pada foto. Bukaan F1.48 menghasilkan efek blur yang lebih kuat, sedangkan F4 memberikan hasil dengan area fokus yang lebih luas.
Menurut David, kemampuan ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin mengatur hasil foto secara lebih leluasa. Terutama bagi mereka yang terbiasa melakukan pengambilan gambar dengan pendekatan lebih profesional.
Meski demikian, David menilai perbedaan hasil foto secara langsung dengan iPhone 17 Pro tidak terlalu mencolok. Keunggulan utamanya lebih terletak pada fleksibilitas pengaturan aperture.
Baca Juga: Bunga Deposito Bank BRI 2026 di BRImo, Tenor 3 Bulan Tawarkan Bunga 3 Persen
Dynamic Island Dibuat Lebih Kecil
Pembaruan lain terlihat pada bagian depan perangkat. Dynamic Island di iPhone 18 Pro Max disebut memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya.
Perubahan tersebut dimungkinkan karena salah satu komponen kamera atau Face ID dipindahkan ke bawah layar. Dalam kondisi tertentu, terutama ketika layar menampilkan warna gelap dengan tingkat kecerahan rendah, bagian kamera di bawah layar masih dapat terlihat samar.
David juga membandingkan kecepatan Face ID pada kedua generasi. Berdasarkan pengujian yang ditampilkan, kecepatannya relatif berdekatan, meskipun dalam beberapa percobaan iPhone 18 Pro terlihat lebih cepat.
Selain ukuran yang lebih ringkas, Dynamic Island kini disebut mampu menampilkan aktivitas langsung dari tiga aplikasi sekaligus. Pada iPhone 17 Pro, fitur tersebut sebelumnya hanya dapat menampilkan dua aktivitas.
Chip A20 dan Sistem Pendingin Lebih Besar
Dari sektor performa, iPhone 18 Pro Max menggunakan chip Apple A20 yang dalam ulasan tersebut disebut dibuat dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Generasi sebelumnya masih menggunakan proses 3 nanometer.
Hasil pengujian yang diperlihatkan David menunjukkan peningkatan pada sejumlah benchmark. Skor CPU Geekbench disebut meningkat sekitar 20 persen, sedangkan pengujian GPU menunjukkan kenaikan mendekati 40 persen dibandingkan iPhone 17 Pro.
Peningkatan juga didukung sistem pendingin vapor chamber yang ukurannya disebut tiga kali lebih besar. Teknologi ini berfungsi membantu membuang panas agar performa perangkat dapat dipertahankan ketika menjalankan pekerjaan berat.
Dalam pengujian 3DMark, iPhone 18 Pro memperlihatkan skor yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. David juga menyoroti kemampuan perangkat mempertahankan performa saat pengujian berlangsung.
Peningkatan Lebih Terasa bagi Pengguna Intensif
Berdasarkan keseluruhan ulasan, pembaruan iPhone 18 Pro Max tidak hanya berfokus pada tampilan luar. Kamera aperture variabel, Dynamic Island lebih kecil, chip A20, serta sistem pendingin menjadi bagian penting dari peningkatan generasi ini.
Bagi pengguna biasa, perubahan tersebut mungkin tidak seluruhnya langsung terasa dalam aktivitas sehari-hari. Namun, pengguna yang sering mengambil foto, menjalankan aplikasi berat, atau membutuhkan performa tinggi berpotensi lebih merasakan manfaat pembaruan tersebut.
Editor : M. Helmi Nurhisam