RADAR TULUNGAGUNG - Raksasa Italia, AC Milan, memastikan diri lolos ke babak 16 besar Coppa Italia 2025/2026.
Skuad AC Milan menunjukkan dominasi total sejak menit pertama saat menjamu Lecce di Stadion San Siro, Rabu (24/9) dini hari WIB.
Kemenangan telak 3-0 untuk AC Milan ini diraih setelah Lecce harus bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan.
Pertandingan yang merupakan putaran kedua Coppa Italia ini menjadi panggung superioritas bagi tim asuhan Massimiliano Allegri. Sejak peluit awal dibunyikan, Rossoneri langsung tancap gas.
Baca Juga: Real Madrid Pesta Gol di Kandang Levante 4-1, Kylian Mbappe Cetak Brace dan Kokoh di Puncak Klasemen
Peluang emas tercipta saat laga baru berjalan dua menit melalui kombinasi Alexis Saelemaekers dan Santiago Gimenez, namun kiper Lecce, Max Fruchtl (disebut juga Christian Früchtl di sumber lain), tampil sigap dengan penyelamatan ganda.
Striker asal Meksiko, Santiago Gimenez, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Lecce di awal laga. Ia tercatat menciptakan tiga peluang beruntun, termasuk sundulan dan tembakan yang masih melebar tipis dari gawang.
Tidak hanya Gimenez, Christopher Nkunku juga nyaris membuka keunggulan pada menit ke-10, namun tendangannya masih membentur mistar gawang.
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-17. Bek Lecce, Jamil Siebert, melakukan pelanggaran terhadap Nkunku di tepi kotak penalti.
Baca Juga: 13 Wakil Indonesia Siap Berjuang di Korea Open 2025, Asa di Pundak Juara Bertahan Leo/Bagas
Wasit yang awalnya memberikan kartu kuning mengubah keputusannya menjadi kartu merah langsung setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR).
Keunggulan jumlah pemain ini tidak disia-siakan oleh AC Milan. Hanya berselang dua menit, tepatnya di menit ke-20, Davide Bartesaghi mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sempurna oleh Gimenez untuk membawa Milan unggul 1-0. Gol ini sekaligus mengakhiri paceklik gol sang striker.
Setelah unggul, AC Milan semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan lawan. Adrien Rabiot hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-30, tetapi lagi-lagi mistar gawang menjadi penyelamat Lecce.
Peluang lain datang dari Ruben Loftus-Cheek yang melepaskan tembakan keras, namun masih melenceng tipis pada menit ke-42.
Menjelang babak pertama usai, kiper Fruchtl kembali menunjukkan kelasnya dengan menepis tendangan bebas keras dari Strahinja Pavlovic.
Meskipun Milan mencatatkan expected goals (xG) di atas 3.0, skor 1-0 bertahan hingga jeda. Marco Landucci, yang menggantikan Allegri karena skorsing, merasa timnya seharusnya bisa tampil lebih tajam di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Lecce mencoba melakukan perubahan dengan tiga pergantian pemain sekaligus.
Namun, strategi tersebut tidak mampu membendung dominasi AC Milan. Baru dua menit babak kedua berjalan, Loftus-Cheek kembali mengancam dan tembakannya lagi-lagi membentur tiang gawang.
Baca Juga: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Sukses Tumbangkan Arema FC 2-1 di Stadion Kanjuruhan Malang
Gol kedua yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba pada menit ke-51. Christopher Nkunku mencatatkan namanya di papan skor melalui sebuah gol spektakuler.
Menerima umpan silang dari Saelemaekers, penyerang asal Prancis itu melepaskan tendangan voli akrobatik yang tak mampu dijangkau kiper lawan, mengubah skor menjadi 2-0.
Melihat timnya unggul nyaman, Allegri melakukan rotasi pemain. Nkunku dan Saelemaekers ditarik keluar, digantikan oleh Christian Pulisic dan Zachary Athekame. Keputusan ini terbukti sangat tepat.
Hanya tiga menit setelah masuk ke lapangan, Pulisic langsung memberikan dampak instan. Pada menit ke-64, winger asal Amerika Serikat itu sukses menyambar umpan tarik dari Youssouf Fofana untuk mencetak gol ketiga AC Milan.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Inter Milan Kalahkan Sassuolo 2-1, Jay Idzes Tampil Penuh Selama 90 Menit
Gol ini merupakan gol keenam Pulisic ke gawang Lecce sepanjang kariernya.
Unggul tiga gol membuat Rossoneri mulai mengatur tempo permainan. Adrien Rabiot masih memiliki dua peluang tambahan, namun penyelesaian akhirnya kurang tajam.
Lecce sendiri sempat mendapatkan peluang terbaik mereka pada menit ke-71 melalui tendangan bebas Medon Berisha, tetapi berhasil ditepis oleh Fruchtl. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-0 untuk kemenangan AC Milan tidak berubah.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif AC Milan di bawah arahan Allegri menjelang laga penting melawan Napoli di Serie A akhir pekan ini.
Sementara bagi Lecce, kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka di Coppa Italia, dan kini tim asuhan Eusebio Di Francesco harus kembali fokus pada perjuangan di liga domestik. Dengan hasil ini, AC Milan akan menghadapi Lazio di babak 16 besar.
Editor : Dharaka R. Perdana