AC Milan bersiap melakukan perubahan besar di tengah persaingan ketat Serie A musim ini. Pelatih Massimiliano Allegri mulai mempertimbangkan meninggalkan formasi andalannya 3-5-2 dan kembali menggunakan skema 4-3-3 saat menghadapi Como pada lanjutan liga, Kamis mendatang.
Langkah ini diambil setelah AC Milan gagal meraih kemenangan dalam dua laga beruntun melawan Genoa dan Fiorentina.
Perubahan taktik AC Milan dinilai mendesak karena sistem tiga bek yang sebelumnya memberikan kestabilan kini mulai mudah dibaca lawan.
Dua hasil imbang tersebut menjadi alarm serius bagi Allegri, terutama karena Rossoneri kesulitan membongkar tim yang bermain dengan blok pertahanan rendah.
Menurut laporan Calciomercato, ada dua alasan utama Allegri ingin beralih ke formasi 4-3-3. Alasan pertama berkaitan dengan kondisi fisik Alexis Saelemaekers.
Pemain asal Belgia itu terus dipaksa bermain sebagai wing-back kanan tanpa pelapis sepadan. Dengan formasi empat bek, beban larinya diyakini bisa berkurang sehingga risiko kelelahan dapat diminimalkan.
Baca juga:Formasi 4-3-3 untuk Perkuat Daya Gedor
Alasan kedua adalah kebutuhan AC Milan untuk tampil lebih agresif. Skema 3-5-2 kerap menemui jalan buntu saat menghadapi tim yang bertahan total. Formasi 4-3-3 memungkinkan Allegri menurunkan tiga penyerang sekaligus demi menciptakan variasi serangan yang lebih hidup.
Perubahan ini juga membuka peluang bagi Christopher Nkunku dan Niclas Füllkrug untuk dimainkan bersama.
Nkunku dapat bergerak fleksibel dari sisi maupun tengah, sementara Füllkrug berperan sebagai target man di kotak penalti. Keduanya akan didukung pemain kreatif seperti Rafael Leão atau Christian Pulisic.
Meski formasi 4-3-3 sempat gagal di awal kedatangan Massimiliano Allegri, kondisi skuad AC Milan saat ini dinilai jauh lebih siap. Laga melawan Como berpotensi menjadi panggung uji coba wajah baru Rossoneri.
Baca juga:Bursa Transfer: Goretzka hingga Bernardo Silva Dipantau
Di luar lapangan, AC Milan juga aktif bergerak di bursa transfer. Meski prioritas utama masih pada perpanjangan kontrak Mike Maignan, manajemen mulai mendekati sejumlah pemain bintang Eropa yang berpotensi didatangkan tanpa biaya transfer.
Salah satu nama yang masuk radar adalah gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka. Pakar transfer Gianluca Di Marzio mengungkapkan bahwa AC Milan telah melakukan pendekatan awal. Namun usia Goretzka yang telah menginjak 31 tahun serta tuntutan gaji menjadi bahan pertimbangan serius.
Selain Goretzka, Milan juga memantau Bernardo Silva dari Manchester City dan Robert Lewandowski dari Barcelona. Ketiganya dianggap sebagai pemain berpengalaman yang mampu meningkatkan kualitas teknis dan mental juara skuad asuhan Allegri.
Baca juga:Federico Gatti Tolak AC Milan
Sementara itu, harapan AC Milan untuk mendatangkan bek Juventus Federico Gatti resmi kandas. Gatti menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di Turin.
Isu tukar pemain yang melibatkan Juventus dengan nama Samuele Ricci atau Ruben Loftus-Cheek pun dipastikan tidak pernah masuk tahap serius.
Dengan tertutupnya peluang mendatangkan Gatti, AC Milan kini harus mengalihkan bidikan ke bek tengah lain. Padahal waktu terus menipis di bursa transfer Januari, sementara kebutuhan memperkuat lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Baca juga:Luka Modric, Pembeda di Usia 40 Tahun
Fakta menarik muncul dari performa AC Milan musim ini. Saat Luka Modric tidak turun sebagai starter, performa Rossoneri menurun drastis.
Data menunjukkan Milan meraih rata-rata 2,17 poin per laga ketika Modric menjadi starter, namun hanya 1,4 poin saat ia tidak dimainkan sejak awal.
Dampak absennya Modric terlihat jelas di laga-laga penting, termasuk kekalahan dari Lazio di Coppa Italia dan hasil imbang kontra Fiorentina.
Di usia 40 tahun, Modric bukan sekadar pelapis, melainkan pusat permainan dan pemimpin lini tengah AC Milan.
Situasi AC Milan kini memanas. Dua hasil imbang melawan tim papan bawah membuat posisi mereka di zona Liga Champions mulai terancam.
Allegri dikabarkan meluapkan kemarahannya di ruang ganti dan menuntut reaksi nyata saat menghadapi Como. Laga tersebut berstatus wajib menang demi menjaga peluang finis di empat besar.
Editor : Ayu Dhea Cheryl