RADAR TULUNGAGUNG – Kabar terbaru mengenai update cedera Ahmad Maulana Arema FC menjadi perhatian besar bagi Aremania.
Bek kanan andalan Singo Edan itu dipastikan akan melanjutkan proses pemulihan bersama tim medis klub mulai Maret mendatang.
Fullback berusia 22 tahun tersebut dijadwalkan segera kembali ke Malang setelah menuntaskan fase awal pemulihan di Bandung.
Manajemen Arema FC menyebut perkembangan kondisi Ahmad Maulana Syarif berjalan positif. Bahkan, sejatinya sang pemain bisa saja kembali lebih cepat. Namun klub memilih bersikap hati-hati demi menghindari risiko cedera berulang.
General Manager Arema FC, Yusrin Alfitriandi, mengungkapkan bahwa pihak manajemen telah berkomunikasi dengan Ahmad sejak awal Februari.
Saat itu, Ahmad sempat datang ke Malang dalam rangka melayat ke rumah duka almarhum Kuncoro. Namun, berdasarkan laporan dokter dan fisioterapis, fase awal pemulihan sebaiknya tetap diselesaikan di Bandung.
Manajemen Tak Ingin Ambil Risiko
Menurut Yusrin, memaksakan Ahmad kembali dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih justru berpotensi menimbulkan cedera baru. Karena itu, manajemen memilih memberi waktu tambahan agar proses penyembuhan berjalan optimal.
“Prinsipnya kami tidak ingin memaksakan. Yang terpenting saat kembali nanti, Ahmad sudah benar-benar fit,” ujarnya.
Saat ini, Ahmad disebut sudah dapat beraktivitas normal. Ia bahkan mampu melakukan beberapa gerakan yang sebelumnya dinilai berisiko dan harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Meski demikian, program penguatan otot serta pemulihan pada bagian lutut masih terus dijalani secara intensif.
Skenario Jika Pemulihan Lebih Lama
Manajemen Arema FC juga telah menyiapkan skenario jika proses pemulihan Ahmad memerlukan waktu lebih panjang dari rencana awal.
Opsi yang disiapkan adalah membiarkan sang pemain tetap fokus menjalani rehabilitasi di Bandung hingga April, atau sampai benar-benar siap kembali ke lapangan.
Yusrin menegaskan bahwa prioritas utama bukan sekadar mengejar jadwal, melainkan memastikan kualitas kondisi fisik Ahmad saat comeback.
Setelah dinyatakan pulih, tugas berikutnya adalah mengembalikan feeling bermain dan adaptasi dengan ritme pertandingan.
Belajar dari Kasus Pablo Oliveira
Klub berharap Ahmad bisa pulih secara maksimal seperti halnya Pablo Oliveira, yang sebelumnya sukses kembali merumput usai menjalani operasi anterior cruciate ligament (ACL). Contoh tersebut menjadi referensi bahwa kesabaran dalam proses rehabilitasi dapat membuahkan hasil positif.
Dengan pendekatan serupa, Arema FC optimistis Ahmad dapat kembali memperkuat tim tanpa meninggalkan masalah pada lututnya.
Kedalaman Skuad Sisi Kanan
Pada putaran kedua kompetisi, Arema FC telah mendatangkan Rio Fahmi yang juga berposisi sebagai bek kanan. Kehadiran Rio membuat Singo Edan kini memiliki opsi tambahan di sektor tersebut.
Selain itu, Arema FC juga masih memiliki Bayu Setiawan serta Rifat Marasa Besi yang dapat mengisi posisi serupa. Namun, kembalinya Ahmad tentu akan semakin memperkaya kedalaman skuad, sekaligus meningkatkan persaingan sehat di dalam tim.
Harapan untuk Comeback Lebih Cepat
Berdasarkan rencana terbaru, Ahmad Maulana diproyeksikan mulai berada di Malang pada Maret untuk menjalani proses pemulihan medis bersama tim Arema FC. Saat ini, sang pemain masih berada di Bandung dan fokus menjalani tahapan rehabilitasi.
Manajemen dan suporter berharap proses penyembuhan berjalan lancar sehingga Ahmad dapat segera kembali merumput dalam kondisi terbaiknya. Kehadiran bek muda tersebut diyakini akan menjadi tambahan penting bagi Arema FC dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Dengan perkembangan positif yang ada, update cedera Ahmad Maulana Arema FC menjadi kabar yang cukup melegakan. Kini, publik Malang tinggal menunggu momen sang pemain kembali ke lapangan hijau dengan performa maksimal.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula