Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gustavo Franca Makin Produktif di Arema FC, Selangkah Lagi Lampaui Rekor Gol dan Assist Saat Masih di Persija!

Cholifatun Nisak • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:30 WIB

Gustavo Franca makin produktif di Arema FC dan selangkah lagi lampaui rekor gol-assist saat di Persija Jakarta.
Gustavo Franca makin produktif di Arema FC dan selangkah lagi lampaui rekor gol-assist saat di Persija Jakarta.

RADAR TULUNGAGUNG- Gustavo Franca makin produktif bersama Arema FC. Gelandang serang asal Brasil itu kini hanya selangkah lagi melampaui catatan gol dan assist miliknya saat masih membela Persija Jakarta pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026.

Bersama Persija Jakarta, Gustavo Franca mencetak satu gol dan satu assist. Kini, di Arema FC, ia hanya membutuhkan tambahan satu gol dan satu assist untuk melewati torehan tersebut. Tren positif Gustavo Franca ini sejalan dengan performa menanjak Singo Edan di putaran kedua.

Penampilan keempat Gustavo Franca berseragam Arema FC langsung berbuah manis. Ia mencetak gol, menyumbang assist, membawa tim menang, sekaligus diganjar penghargaan player of the match saat menaklukkan Semen Padang di Stadion Kanjuruhan.

Chemistry Jadi Kunci Performa Gustavo Franca

Gustavo Franca mengakui grafik performanya meningkat karena chemistry dengan rekan setim semakin padu. Ia merasa semakin memahami pola permainan dan instruksi pelatih.

Dalam laga kontra Semen Padang, Gustavo tampil dominan di lini tengah. Ia sukses menjalankan strategi yang diinginkan tim pelatih dan menjadi motor serangan. Kontribusinya tak hanya soal statistik gol dan assist, tetapi juga distribusi bola serta penguasaan tempo permainan.

“Semua berjalan bertahap. Tidak ada yang instan,” ungkapnya. Ia menegaskan tidak ingin cepat puas dan bertekad terus membantu Arema FC meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.

Jika konsistensi ini terjaga, bukan tak mungkin Gustavo Franca menjadi salah satu gelandang paling produktif di BRI Super League musim ini.

Panpel Puji Aremania Jelang Derbi Jatim

Di luar lapangan, kabar positif juga datang dari manajemen. Panitia pelaksana Arema FC memberikan apresiasi tinggi kepada Aremania atas sikap dewasa dan tertib saat laga kandang ke-11 melawan Semen Padang.

Ketua Panpel, Erwin Hardiono, menyebut pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif sejak persiapan hingga usai laga. Kondisi ini menjadi modal penting menjelang derbi Jawa Timur kontra Persebaya Surabaya akhir April mendatang.

Manajemen menilai kedewasaan suporter sangat krusial untuk memastikan keamanan dan kelancaran laga besar di Stadion Kanjuruhan. Atmosfer positif tersebut diharapkan terus terjaga dalam setiap pertandingan kandang Singo Edan.

Tradisi Doa di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Ada tradisi anyar yang kini dijalani skuad Arema FC sebelum bertanding. Johan Ahmad Farizi dan kawan-kawan rutin melakukan doa bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan sebelum masuk stadion.

Prosesi itu dilakukan setelah seluruh elemen tim tiba di stadion. Pemain, pelatih, tim medis, hingga manajemen berjalan bersama menuju Gate 13 untuk berdoa sekitar 20 menit.

Baca Juga: Persib Bandung vs Ratchaburi FC Berujung Chaos di GBLA! Bobotoh Turun ke Lapangan, Protes Wasit Menggema Usai Mimpi ACL2 Kandas

Sekretaris Tim Arema FC, Rahmad Taufik, menjelaskan tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada 135 Aremania yang berpulang dalam tragedi Kanjuruhan 2022. Selain mengirim doa, tim juga memohon kelancaran setiap pertandingan yang digelar di stadion tersebut.

Tradisi ini menjadi simbol bahwa Singo Edan tidak melupakan sejarah dan tetap menjaga nilai kebersamaan dengan suporternya.

Betinho Harus Menepi Dua Pekan

Di balik kemenangan atas Semen Padang, Arema FC harus menerima kabar kurang menyenangkan. Gelandang senior Betinho Filho mengalami cedera kepala dan leher usai terkena bola hasil tendangan keras pemain lawan.

Insiden tersebut membuat Betinho terkapar dan harus ditarik keluar pada menit ke-24. Ia sempat mendapat perawatan di tepi lapangan sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Wafa Husada sebagai langkah preventif.

Dokter tim, Nanang Tri Wahyudi, memastikan kondisi pemain asal Brasil itu stabil. Setelah observasi dan tindakan medis, Betinho diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Namun, ia diwajibkan menggunakan cervical collar atau penyangga leher untuk membatasi pergerakan saraf dan struktur leher yang mengalami gangguan. Betinho harus beristirahat total minimal dua minggu.

Absennya Betinho tentu menjadi tantangan tersendiri bagi lini tengah Arema FC. Meski demikian, dengan performa Gustavo Franca yang makin produktif, Singo Edan masih memiliki opsi kreatif untuk menjaga keseimbangan permainan.

Kini, fokus Arema FC tertuju pada laga selanjutnya dan derbi Jatim yang sudah dinanti. Dengan Gustavo Franca yang terus menanjak dan dukungan Aremania yang semakin dewasa, Singo Edan membawa optimisme besar menatap sisa musim BRI Super League 2025/2026.

 

Editor : Cholifatun Nisak
#Derbi Jatim #stadion kanjuruhan #gustavo franca #BRI Super League #arema fc