TULUNGAGUNG – Setiap 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional. Angkutan masal ini memang menjadi primadona masyarakat untuk bepergian jauh, tak terkecuali bagi masyarakat Tulungagung dan sekitarnya. Alasannya tiket perjalanan yang murah dan jaminan anti macet.
Di Tulungagung sendiri memiliki lima stasiun yang selama ini melayani kebutuhan aktivitas masyarakat untuk moda transportasi kereta api. Berikut penjelasannya.
1. Stasiun Rejotangan (RJ)
Ini adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Desa/Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Stasiun yang berada di ketinggian +116 mdpl ini merupakan stasiun paling timur di wilayah Tulungagung dan termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun. Lokasi tepatnya ini terletak agak masuk ke arah utara dari Jalan Raya Tulungagung–Blitar.Selain melayani penumpang kereta api lokal, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api. Hanya ada satu layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu KA Rapih Dhoho.
2. Stasiun Ngunut (NT)
Ini adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Desa/Kecamatan Ngunut, Tulungagung dan berada di ketinggian +104 mdpl. Stasiun ini termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi VII Madiun dan KAI Commuter. Lokasinya berada sekitar 145 meter ke arah utara dari Jalan Raya Tulungagung–Blitar melalui Jalan Stasiun dan berdekatan dengan Pasar Ngunut. Sehingga mudah dijangkau.Selain melayani pemberhentian kereta api penumpang, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.
3. Stasiun Sumbergempol (SBL)
Ini merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Stasiun ini berada di ketinggian +92 mdpl dan dalam pengelolaaan Daerah Operasi VII Madiun. Stasiun ini terletak agak sedikit masuk ke selatan dari Jalan Raya Tulungagung–Blitar.Stasiun ini hanya melayani penumpang kereta api lokal, karena hanya satu kereta api yang berhenti, yakni KA Rapih Dhoho. Kendati demikian, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.
4. Stasiun Tulungagung (TA)
Stasiun kereta api kelas I ini terletak di Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung dan pada ketinggian +85 mdpl. Stasiun ini termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi VII Madiun serta KAI Commuter. Letaknya pun berada di pusat kota Tulungagung dan tidak jauh dari Alun-Alun Tulungagung dan kantor Pemkab Tulungagung.Sebagai stasiun kereta api utama dan terbesar di Tulungagung, semua kereta api jurusan Jakarta, Bandung, Malang, dan Surabaya pasti berhenti di sini. Di sekitarnya pun tumbuh berbagai sentra perekonomian yang melayani penumpang yang naik atau turun di stasiun ini.
5. Stasiun Ngujang (NJG)
Stasiun kereta api kelas III/kecil ini bisa dikatakan yang paling unik dibanding empat stasiun lain di Tulungagung terkait penamaan. Meskipun bernama "Ngujang", stasiun ini tidak berada di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, melainkan berada di utara wilayah tersebut yang dipisahkan Sungai Brantas tepatnya di Desa/Kecamatan Ngantru.Stasiun yang terletak pada ketinggian +87 mdpl ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan stasiun kereta api paling utara di Kabupaten Tulungagung.
Editor : Dharaka R. Perdana