Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jalur Prigi-Munjungan Zero Rambu

Choirurrozaq • Jumat, 12 Juni 2020 | 22:00 WIB
jalur-prigi-munjungan-zero-rambu
jalur-prigi-munjungan-zero-rambu

MUNJUNGAN, Radar Trenggalek - Masyarakat yang hendak menuju Munjungan melalui jalur Prigi-Munjungan harus lebih berhati-hati. Meskipun jalur tersebut terhitung prima dan beraspal halus, sampai kini belum ada rambu lalu lintas yang memadai. Padahal, pagi hingga malam cukup banyak kendaraan yang melintasi jalur yang berada di pegunungan yang menghadap Samudra Hindia itu.


Tukani, warga Desa Bangun, Kecamatan Munjungan mengatakan, sampai kini jalur tersebut masih apa adanya. Maksudnya, pascadibangun dengan pengaspalan, tapi belum ada tambahan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung. Tak terkecuali rambu lalu lintas. “Mungkin yang paling dibutuhkan kini rambu lalu lintas,” katanya saat ditemui di tanjakan Paldaplang.


Menurut dia, bagi warga sekitar ketiadaan rambu tentu tidak begitu dipermasalahkan karena sudah mengenal medan. Namun, bagi warga luar kota, tentunya menjadi sebuah problem. Apalagi di beberapa titik terdapat tanjakan yang cukup curam. “Ya, kalau bisa segera diberi rambu. Apalagi hingga malam tiba, cukup banyak yang hilir mudik antara Munjungan-Prigi maupun sebaliknya,” tambahnya.


Dikonfirmasi terpisah, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek Hendra Sanggara menjelaskan, sementara ini dishub tidak mewiliki wewenang apa pun terkait jalur tersebut. Sebab, belum dilakukan serah terima pengelolaan jalan tersebut dilakukan oleh siapa. Kemungkinan itu terjadi karena jalan masih dalam tahap pembangunan. Sehingga terkait hal tersebut yang memiliki wewenang penuh atas jalur tersebut adalah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). "Nantinya kami akan survei di lokasi. Dan jika memang dibutuhkan, akan dipasang banner sebagai rambu-rambu sementara atau imbauan bagi pengguna jalan," jelasnya. (*)

Editor : Choirurrozaq