TRENGGALEK- Sebanyak 4.284 bilik suara untuk pemilihan umum (pemilu) 2024 belum datang di Kabupaten Trenggalek.
Tanggung jawab para pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek akan semakin bertambah.
Selain melakukan sosialisasi terkait tahapan demi tahapan, logistik untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024 kini sudah mulai berdatangan. Ini seperti yang terlihat di gudang logistik pemilu KPU Trenggalek Kamis (16/11/2023).
Tercatat ada sekitar 5 ribu bilik suara telah tiba di gudang yang berada di wilayah Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, tersebut.
Bilik pemilu yang terbuat dari kertas karton tersebut datang sekitar pukul 08.00. Dari situ, secara bertahap berbagai logistik KPU telah berdatangan, mengingat masih banyak logistik yang belum tiba.
”Kebutuhan kami untuk bilik suara ini mencapai 9.284 buah, sehingga saat ini masih kurang sekitar 4.284 bilik suara lagi,” ungkap Sekretaris KPU Trenggalek, Nanang Eko Prasetyo.
Dia melanjutkan, untuk sisanya, hingga saat ini KPU Trenggalek belum bisa memastikan secara pasti kapan kedatangannya.
Kendati demikian, pihaknya terus berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim) terkait hal tersebut.
Dimungkinkan kedatangannya akan dijadwalkan secara bertahap, termasuk logistik yang lain seperti tinta yang dijadwalkan juga akan datang pada pekan ini.
“Untuk logistik yang datang pertama kali adalah kabel ties, yang kami sebut sebagai segel plastik pengganti gembok sebanyak lebih dari 60 ribu. Dan ini telah kami simpan di gudang kantor, sebab telah dicek jumlahnya sudah sesuai, juga tidak ada kerusakan,” katanya.
Baca Juga: BPK XI Jatim Kembali Ekskavasi Situs Gondang Trenggalek, Ternyata Benda Ini yang Dicari-cari
Sementara itu, setiap kali ada logistik yang datang, KPU Trenggalek akan melakukan pemeriksaan untuk mengantisipasi jika ada barang yang rusak.
Kalau ditemukan rusak setelah barang datang, KPU akan melaporkannya melalui keterangan dalam berita acara serah terima yang akan diteruskan kepada penyedia melalui KPU Provinsi Jatim.
Dari situ, barang logistik yang rusak tersebut akan diganti oleh penyedia. Selain itu, terkait pengamanan logistik, KPU telah berkoordinasi dengan Polres Trenggalek. Nantinya akan ada polisi yang bertugas di gudang untuk menjaga logistik pemilu tersebut.
“Wakapolres, kabag ops, dan kabag log sudah ke gudang kami, dan mereka berjanji akan melakukan penebalan penjagaan lapis di gudang logistik KPU,"
"Dan ada personel Polri yang disiagakan di sini,” jelas pria yang akrab disapa Nanang ini. (jaz/c1)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra