Trenggalek- Kendati penghitungan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 belum final, tapi istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini, hampir dipastikan akan melenggang ke Senayan. Hal tersebut berdasarkan penghitungan dari tim intern yang memastikan untuk wilayah Trenggalek mendapatkan suara lebih dari 100 ribu.
Dengan perolehan tersebut, founder Uprintis Indonesia itu optimistis meraih satu kursi DPR-RI dari daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur. Hal tersebut diperkuat dengan perhitungan sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Diprediksi, PDI Perjuangan (PDIP) yang memberangkatkannya mendapatkan dua kursi.
Pada web resmi KPU yakni pemilu2024.kpu.go.id, hingga update pukul 16.00 Rabu (22/2), Novita Hardini meraih sekitar 80.790 suara. PDI Perjuangan sebagai parpol pengusung meraih sekitar 305.211 suara atau sekitar 19,68 persen. Raihan suara tersebut hanya kalah dari mantan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono alias Kanang, dengan 95.477 suara.
Bagi Novita Hardini, salah satu lumbung di Trenggalek berada di wilayah Kecamatan Munjungan dengan perolehan 14.757 suara. Pada wilayah tersebut, Desa Karangturi menjadi yang menonjol dengan raihan 3.012 suara dari total daftar pemilih tetap (DPT) 4.789 suara. Artinya, sekitar 63 persen warga di desa tersebut memilihnya sebagai wakil rakyat.
“Alhamdulillah, melihat informasi yang masuk dari teman-teman saksi dan relawan, hasilnya cukup menggembirakan. Saya yakin dengan perolehan ini bisa lolos ke Senayan (jadi anggota DPR- RI, Red),” ungkap Novita Hardini.
Dengan perolehan tersebut, wanita berparas cantik itu tidak lupa berterima kasih kepada tim dan relawan yang telah bekerja keras memperjuangkannya dalam Pemilu 2024. Bila benar-benar lolos, perempuan energik ini bertekad mengawal aspirasi masyarakat di Dapil VII Jawa Timur, yang meliputi Kabupaten Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi.
“Kini penghitungan suara oleh tim dan relawan masih terus dilakukan, dan hasil rekapitulasi yang dilakukan, caleg DPR RI Dapil VII PDIP itu mendominasi suara PDIP di tingkat DPR RI. Semoga hasil resmi dari KPU tidak jauh berbeda,” harap Novita. (jaz/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa