TULUNGAGUNG- Korban selamat kecelakaan maut di jalan umum Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat dari 16 penumpang, enam orang kini menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara, sopir truk, Makin, 41, yang tewas terjepit bodi truk sudah di serahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tulungagung, enam penumpang, Minggu (3/2) masih terbaring lemas di RSUD dr Iskak Tulungagung. Mereka dirawat di ruang berbeda, empat di ruang yellow zona, dan dua antaranya di Ruang Observasi Intensif (ROI).
Dokter jaga dr Putri Riadhini saat di temui mengatakan, dari enam pasien yang di rawat tersebut saat ini dirawat di ruang yang berbeda yakni Slamet, 50, warga Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, Kediri, dan Sodik, 42, warga Desa Jatikapur, Kecamatan Tarokan, Kediri yang di rawat diruang ORI. "Kondisi keduanya kritis dan semi kritis, makanya pasien dirawat di ruang ORI," jelasnya.
Selain itu, empat korban lainya yang masih di rawat di ruang yellow zona yakni Mashuri, 37, Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Kediri, Mat Jaini, 48 Desa Jatikapur, Kecamatan Tarokan, Kediri, Muhammad Budoyo, 35, Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kediri, Gunawan, 25, Desa Sanan, Kecamatan Pace, Nganjuk. "Untuk empat pasien tersebut di rawat di ruang Yellow zona, dengan kondisi semakin membaik," ungkapnya.
Menurutnya, rata-rata pasien yang merupakan korban kecelakaan itu mengalami luka patah tulang. Luka yang dialami masing-masing korban bervariasi, mulai dari patah di bagian kaki, tangan serta bagian dada. "Untuk luka yang di alami rata-rata patah tulang," jelasnya.
Wanita ramah itu mengaku, sementara untuk Sopir truk dengan Nomor polisi (Nopol) AG 9717 AG, Makin, 41, warga Desa Kalibata, Kediri langsung di bawa di kamar Instalasi Pemerataan Jenazah (IPJ). "Untuk pasien atas nama Makin meninggal dunia, karena mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala," ungkapnya.
Dia menjelaskan, pasien yang saat ini masih menjalani perawatan tersebut tiba di RSUD dr Iskak sekitar pukul 16.35 jarak waktu dari satu korban dengan korban lain tidak begitu lama meski tidak datang bersama. "Setelah kecelakaan tersebut langsung dilarikan ke RSUD dr Iskak, dan langsung mendapat perawatan," ungkapnya.
Sementara itu, paman Muhammad Budoyo, Ipung mengatakan jika dirinya mendapat informasi jika keponakanya mengalami kecelakaan sekitar pukul 20.00, dan langsung bergegas ke RSUD dr Iskak Tulungagung. "Setelah mendapat kabar kami langsung menuju Tulungagung untuk melihat keadaan," jelasnya.
Dia mengaku, saat ini kondisi Budoyo semakin membaik, luka yang dialaminya yakni bagian dada mengalami cidera, serta mata sebelah kiri mengalami bengkak dan luka, sehingga masih belum bisa untuk dibuka. "Masih nyeri di bagian dada, termasuk di mata juga masih bengkak," ujarnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah