TULUNGAGUNG- Proses pembukaan pintu air bendungan di wilayah Blitar menjadi momen ditunggu-tunggu warga Kota Marmer. Terbukti ratusan warga memadati bibir Sungai Brantas untuk berebut ikan mabuk.
Misalkan di bantaran Sungai Brantas, yang melewati Desa/Kecamatan Ngatru, Senin (11/3).
Miswanto, warga Desa/Kecamatan Kedungwaru mengaku, ikan sungai yang sering di dapatnya seperti wader, nila, jambal, knutuk, betik, akan mudah didapat saat pladu. "Saya baru datang, tapi dapat sekitar 15 ekor," ujarnya.
Dia menjelaskan, hasil yang didapatkan itu akan di konsumsi sendiri. Selain itu, menjualnya kepada orang yang butuh.
Untuk peralatan digunakan menangkap ikan sederhana. Termasuk jaring kecil yang sudah dimodifikasi menggunakan kayu, karung maupun cikrak. "Tergantung kreativitas orang yang berburu, tapi kalau saya nyaman pakai jaring yang dimodifikasi," ungkapnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah