Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pengalihan Akses Masuk Terminal karena Proses Pembangunan

Didin Cahya Firmansyah • Rabu, 17 April 2019 | 08:00 WIB
pengalihan-akses-masuk-terminal-karena-proses-pembangunan
pengalihan-akses-masuk-terminal-karena-proses-pembangunan

TULUNGAGUNG – Para petugas Terminal Gayatri selama dua Minggu ke depan harus melipatgandakan konsentrasi. Alasannya, jalur keluar masuk bus dijadikan satu di gerbang sisi barat. Semua tidak terlepas dari renovasi landasan gerbang timur yang baru dimulai Selasa (16/4). Sehingga semua aktivitas terkonsentrasi di dekat SPBU Terminal.



Kepala Terminal Gayatri, Dukut Siswantoyo mengatakan, kondisi landasan di sisi timur memang sudah cukup mengkhawatirkan. Sehingga pengelola mengambil kebijakan untuk merenovasi area tersebut agar tidak timbul permasalahan baru yang dipicu kondisi landasan kurang baik. “Landasan tersebut harus segera diperbaiki karena kondisinya sudah mengkhawatirkan,” katanya.



Menurut dia, renovasi ini pun membawa konsekuensi berupa pengalihan arus masuk bus ke dalam terminal. Yakni dijadikan satu dengan gerbang keluar di sisi barat yang berdekatan dengan SPBU. Tentunya ini membuat para petugas harus bekerja ekstra mengatur arus keluar masuk kendaraan besar ini. “Petugas semua ditempatkan di sisi barat. Karena semua aktivitas menjadi terkonsentrasi di situ,” jelasnya.



Pria asal Kediri ini melanjutkan, pengalihan akses masuk terminal ini diperkirakan memakan waktu hingga dua Minggu ke depan. Meskipun pengerjaan landasan tidak memerlukan waktu lama, namun proses pengeringan harus semaksimal mungkin. Jika landasan terburu-buru difungsikan saat belum terlalu kering, tentu proses renovasi tidak membawa hasil seperti yang diharapkan. “Harus benar-benar kering agar tidak retak atau pecah. Makanya harus kering total agar bisa dilintasi lagi,” ujarnya.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung