Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ibadah Jumat Agung Live Streaming

Didin Cahya Firmansyah • Sabtu, 11 April 2020 | 22:25 WIB
ibadah-jumat-agung-live-streaming
ibadah-jumat-agung-live-streaming

KOTA, Radar Tulungagung - Rangkaian perayaan Paskah tahun ini menjadi berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, para umat Kristiani tak bisa mengikuti acara keagamaan di gereja. Hal itu demi menghindari penyebaran virus korona (Covid-19) yang tengah merebak luas.


"Demi mendukung pemerintah dalam memutus penularan Covid-19, mulai 23 Maret hingga 29 Mei diputuskan beribadat di rumah masing-masing," ucap Pendeta Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Tulungagung, Lipta Fibriastuti.


Rangkaian Pekan Suci Paskah meliputi ibadah Minggu Palma, Kamis Putih, dan ibadah Peringatan Jumat Agung atau wafatnya Yesus Kristus yang serempak dilaksanakan pada Jumat kemarin (10/4) secara online. Para jemaat diimbau mengikuti ibadah Jumat Agung di rumah masing-masing. Hal itu untuk mengurangi kerumunan. Mengingat GKJW Tulungagung memiliki sekitar 300 jamaah.


"Kami sediakan live streaming. Agar mereka (jemaat, Red) bisa menjalankan ibadah dengan latar dan pendeta yang biasa memimpin ibadahnya. Sehingga diharapkan ibadah tetap khidmat dan lancar," katanya.


Lipta mengaku, di tengah pandemi Covid-19 ini, rangkaian ibadah Jumat Agung juga tidak selengkap biasanya. Ada sejumlah rangkaian ibadah Jumat Agung yang ditunda. Salah satunya penjamuan Kudus. Hal itu untuk mendukung penerapan social dan physical distancing.


"Banyak pertimbangan, termasuk waktu. Kami percepat. Jika biasanya satu jam, jadi 30 menit," terangnya.


Nantinya, ibadah Paskah dalam merayakan kebangkitan Yesus dari wafat-Nya disalib, pada Minggu (12/4) juga digelar serupa. Dengan tema yang diusung, yakni penderitaan Kristus membawa semangat dan pengharapan baru, diharapkan wabah Covid-19 segera berlalu dan bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya.


"Kami selalu berdoa semoga kita segera keluar dari masa sulit ini dan bisa beraktivitas seperti biasanya," tuturnya.


Salah satu jamaah GKJW Tulungagung, Junaedi mengatakan, meski hanya bisa menjalankan ibadah melalui live streaming, bisa mengikuti ibadah dengan latar dan pendeta Lipta secara langsung. Sehingga lebih mengena, puas, dan khidmat. Walaupun perayaan Paskah tahun ini sangat berbeda, karena tidak bisa merayakan bersama-sama dengan jemaat lain. Mengingat setiap orang diimbau menerapkan social dan physical distancing untuk memutus penyebaran Covid-19.


"Ada video yang dikirim ke jemaat. Tapi lebih mengena jika live streaming. Semoga wabah ini segera mereda dan bisa berkumpul bersama lagi," ucap pria asal Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman ini. 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung