Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cerita Wiwin Dwiastuti, Lestarikan Tari secara Turun-temurun

Nanik Hidayah • Selasa, 14 Mei 2024 | 18:44 WIB
MENDARAH DAGING : Kesukaannya dalam dunia tari sudah melekat sejak Wiwin masih kecil.
MENDARAH DAGING : Kesukaannya dalam dunia tari sudah melekat sejak Wiwin masih kecil.

TULUNGAGUNG - Ketertarikan terjun di dunia seni tari, telah dirasakan Wiwin Dwiastuti sejak kecil.

Wiwin, sapaan akrabnya mengungkapkan, menari dan menyanyi itu sudah muncul sedari kecil. Bahkan ini turun-temurun dari orang tuanya.

“Sejak masih duduk di bangku SD sama orang tua sudah diikutkan menari di sanggar tari. Saat SMP dan SMA juga tergabung dalam ekstrakurikuler tari. Begitu, kuliah ambil jurusan tari juga,” ucapnya.

Selain itu, guru cantik ini sudah mengumpulkan berbagai prestasi dari dunia tari sejak kecil. Waktu SD hingga SMP pernah ikut berbagai lomba hingga memperoleh juara.

Bahkan, saat kuliah Wiwin juga pernah dikirim dalam festival tari antar mahasiswa di Bali juga memperoleh juara.

Tak perlu diragukan lagi, dunia menari sudah mendarah daging dalam diri ibu dua anak ini. Bahkan hingga saat ini, waktu di jalan pun saat lewat di depan orang punya hajatan mendengar musik yang cenderung tradisional rasanya tidak tahan kalau tidak gerak.

Minimal harus bergerak. Bahkan, dua anak dan suaminya juga punya hobi yang sama dalam dunia tari.

Suaminya mempunyai sanggar tari dan musik tradisi di Banyuwangi namanya Sanggar Dewi Sekartaji yang dilanjutkan anaknya.

Selain aktif dalam dunia tari, Wiwin juga aktif tergabung dalam organisasi dharma wanita menjabat sebagai ketua DWP di SMPN 2 Campurdarat sekaligus waka kesiswaan dan guru seni di SMPN 2 Campurdarat.

“Bagi kebanyakan orang, menari itu sulit. Tetapi, bagi saya itu mudah, setiap gerakan apapun itu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan tetap ada nilai. Bahkan hobi menari juga bisa mendatangkan penghasilan,” ucapnya. (nik/yay/rka)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#tari