Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Diduga 10 Hari Meninggal, Lasian di Desa Sobontoro Tulungagung Ditemukan dalam Kondisi Membusuk Dipenuhi Belatung

Matlaul Ngainul Aziz • Senin, 13 Januari 2025 | 04:34 WIB

 

GEGER: Petugas Polres Tulungagung saat melakukan olah TKP penemuan mayat lansian membusuk dipenuhi belatung.
GEGER: Petugas Polres Tulungagung saat melakukan olah TKP penemuan mayat lansian membusuk dipenuhi belatung.

BOYOLANGU, Radar Tulungagung - Perempuan lansia Rahayu, 66, warga Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Tulungagung ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di rumahnya. Diketahui korban tinggal sebatang kara dengan riwayat penyakit stroke.

 

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto mengatakan, awalnya temuan mayat lansia di rumahnya ini pertama kali ditemukan oleh ketua RT setempat Sugiono, 57. Dimana sebelumnya Sugiono mengunjungi korban yang tinggal sebatang kara tanpa ditemani keluarga.

 

Diketahui kedatangan Sugiono tersebut guna memberikan bantuan makanan kepada korban. Ketika mengetuk pintu rumah korban, Sugiono tidak mendengar adanya jawaban dari dalam rumah korban. Sugiono pun memilih untuk menghubungi anak korban yang berada di Kabupaten Malang untuk segera datang ke rumah orang tuanya.

 

Baca Juga: Cegah Penyebaran PMK Lebih Masif, Ini Langkah yang Diambil Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung

 

“Awalnya ketua RT setempat berkunjung ke rumah korban untuk memberikan bantuan makanan. Tapi saat mengetuk pintu, tidak ada jawaban dari korban,” jelasnya kemarin (12/1).

 

Anak korban pun tiba di lokasi kejadian perkara sekitar pukul 11.00 WIB. Sugiono bersama anak korban berusaha masuk rumah korban dengan mendobrak pintu rumah hingga akhirnya berhasil masuk.

 

Baca Juga: Penjualan Daging Sapi di Tulungagung Ikut Terdampak PMK, Harga Tak Naik, Tapi .....

 

Setelah masuk ke dalam rumah, keduanya sempat mencium aroma busuk yang berasal dari dalam rumah korban. Ketika masuk ke dalam dapur, keduanya mendapati korban telah dalam kondisi meninggal dunia dan sudah dikerumuni belatung. Dimana korban dalam kondisi terjungkal dengan kepala berada di bawah dan kaku berada di atas badukan.

 

“Informasi dari ketua RT, dia sudah tiga hari terakhir menghampiri korban tetapi tidak ada jawaban. Baru pada hari ketiga dia menghubungi anak korban untuk mendobrak paksa rumah korban,” ucapnya.

 

Baca Juga: Kisah Mbah Dunuk, Manusia Tertua di Tulungagung Berusia 150 Tahun

 

Mendapati hal itu, Sugiono melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Boyolangu dan laporan diteruskan ke Unit Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis setempat. Lantas petugas pun langsung menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sejak 10 hari yang lalu. Kesimpulan ini diambil setelah melihat kondisi jasad korban yang membusuk dipenuhi belatung. Petugas juga menduga apabila korban meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. Yang mana korban memiliki riwayat penyakit stroke.

 

“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan sudah membuat surat pernyataan untuk tidak menuntut pihak manapun. Korban juga sudah dimakamkan di pemakaman umum setempat,” pungkasnya.(ziz)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#membusuk #lansia #sobontoro