RADAR TULUNGAGUNG - Penelitian geologis para ahli mengenai Gunung Budheg di Tulungagung menarik untuk disimak.
Apalagi gunung setinggi 585 mdpl di wilayah Tulungagung selatan ini ternyata merupakan sisa gunung api purba.
Baca Juga: Gunung Budheg Jadi Obyek Penelitian Menarik di Tulungagung, Hasilnya Mencengangkan
Berdasarkan jurnal Paragenesis Mineral Bijih pada Endapan Epitermal Sulfidasi Tinggi Area Gunung Budheg, Sunan dkk. (2021) menunjukkan bahwa daerah Gunung Budheg dan sekitarnya dilewati sesar-sesar mendatar.
Antara lain sesar dengan orientasi timur laut-barat daya di sebelah timur area penelitian.
Lalu diikuti sesar mendatar menganan dengan orientasi barat barat laut timur tenggara dan barat laut-tenggara.
Hal ini sebagai penyerta, dan kelurusan berarah relatif utara-selatan.
Baca Juga: Ingin Berkemah tapi Malas Mendaki, Gunung Budheg di Tulungagung jadi Solusi
Hampir seluruh satuan batuan vulkanik di area penelitian telah mengalami alterasi dengan zona silisifikasi sebagai pusat zona alterasi pada satuan lava andesit.
Berdasarkan model penyebaran zona alterasi dan tekstur silika vuggy yang sangat khas, area penelitian termasuk ke dalam endapan epitermal sulfidasi tinggi (Arribas, 1995).
Baca Juga: Gunung Budheg Bagian Sumbu Filosofi Tulungagung, Begini Alasannya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui vuggy, terisi oleh mineral sulfida sejumlah 11 sampel.
Sampel tersebut kemudian dibuat slab untuk memperlihatkan kenampakan tekstur urat kuarsa dan kenampakan mineral bijih secara lebih jelas dalam skala makroskopis.
Terdapat bagian dari sampel yang dibuat sayatan poles dan dianalisis dengan menggunakan mikroskop refleksi untuk mengetahui kenampakan tekstur mineral bijih.
Serta mengidentifikasi paragenesis dari mineral bijih tersebut berdasarkan bentuk dan hubungan antar mineral yang berkaitan dengan kelimpahan masingmasing mineral bijih pada tiap tahapan mineralisasi
Overlay peta geologi dan peta zonasi alterasi daerah Gunung Budheg (Pratomo dkk, 2020), menunjukkansatuan breksi andesit dan lava andesit yang diterobos oleh satuan mikrogranodiorit.
Satuan breksi polimik,satuan batu gamping, dan aluvial diendapkan tidak selaras di atasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana