RADAR TULUNGAGUNG – Kondisi satwa koleksi kebun binatang mini di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung memprihatinkan.
Sejumlah hewan, terutama rusa, terlihat kurus dan tidak terawat.
Melihat kondisi itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo berencana mengambil alih pengelolaan sekaligus membentuk tim khusus untuk perawatan.
Sekadar diketahui, kebun binatang mini di area pendapa selama ini menjadi salah satu tujuan favorit warga, khususnya anak-anak.
Selain rusa, terdapat pula burung kasuari dan berbagai jenis satwa air. Namun, kondisi sebagian hewan dinilai jauh dari kata layak.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi kebun binatang di pendapa. Banyak rusa dan binatang yang tubuhnya kurus, kurang terawat,” ujar Bupati Gatut Sunu, ketika dikonfirmasi di halaman Pemkab Tulungagung pada, Kamis (26/3).
Bupati menyebut, Pemkab Tulungagung sebenarnya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 600 ribu per hari untuk kebutuhan pakan satwa.
Dengan nominal tersebut, seharusnya seluruh hewan mendapatkan asupan yang memadai. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.
Baca Juga: Gejolak Dunia Berdampak ke Dalam Negeri, PKB Tekankan Adaptasi dan Penguatan Basis Kader
“Sesama makhluk hidup, sangat kasihan sekali melihatnya. Kalau makan saja tidak diperhatikan, bagaimana dengan kesehatannya,” imbuhnya.
Sebagai langkah cepat, Gatut Sunu menegaskan akan mengambil alih langsung penanganan kebun binatang mini tersebut.
Dia juga akan menurunkan tim khusus, termasuk tenaga dokter hewan, guna memastikan kondisi kesehatan satwa.
“Saya ingin rusa dan binatang lainnya mendapat makan yang layak. Kami juga akan menerjunkan tim dokter hewan untuk memastikan kesehatannya,” tegasnya.
Tak hanya itu, pemkab juga menyiapkan langkah penataan ulang kawasan kebun binatang mini di pendapa.
Perbaikan fasilitas hingga kebersihan akan menjadi prioritas agar tempat tersebut kembali layak sebagai sarana edukasi dan rekreasi.
“Nanti kami tata dan dibersihkan agar lebih layak. Harapannya anakanak yang datang bisa merasa nyaman, dan satwanya juga terawat dengan baik,” pungkasnya.(sri/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri