RADAR TULUNGAGUNG – Puluhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akhirnya resmi menyandang status pegawai negeri sipil (PNS).
Pemkab Tulungagung menggelar prosesi pengambilan sumpah janji, pelantikan jabatan fungsional, sekaligus penyerahan SK di Ruang Prajamukti, Selasa (5/5).
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengungkapkan, pengangkatan tersebut merupakan tindak lanjut dari CPNS formasi 2024.
Sesuai ketentuan terbaru, mereka baru bisa ditetapkan sebagai PNS pada 2026.
“Jumlahnya ada 74 orang. Terdiri dari 72 hasil pengangkatan CPNS dan 2 dari peralihan jabatan fungsional,” ujarnya.
Baharudin menegaskan, status baru ini harus menjadi pemacu kinerja para aparatur sipil negara (ASN).
Dia berharap para PNS yang baru diangkat mampu langsung beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal bagi pelayanan publik.
“Setelah diangkat ini, kami harap mereka lebih semangat bekerja dan memberikan kemampuan terbaik untuk Pemkab Tulungagung,” katanya.
Di sisi lain, Baharudin mengakui persoalan klasik masih membayangi kebutuhan ASN di daerah. Yakni, ketimpangan antara jumlah pegawai yang pensiun dengan yang diangkat. Saat ini, angka pensiun disebut masih lebih tinggi.
Baca Juga: DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Tulungagung Tegaskan Komitmen Perbaikan Kinerja
“Memang yang pensiun lebih banyak dibanding yang diangkat. Ini juga terjadi di banyak daerah lain sehingga menjadi tantangan tersendiri,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, dia terus berkoordinasi dengan badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) guna mengisi kekosongan jabatan, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto menjelaskan, pengangkatan ini berasal dari CPNS formasi 2024 yang efektif mulai 1 April 2025.
“Hari ini ada 74 CPNS yang diangkat menjadi PNS. Dua di antaranya langsung dilantik dalam jabatan fungsional pertama,” terangnya.
Baca Juga: 139 Posisi Kepsek Masih Kosong, Pemkab Tulungagung Kejar Target 80 Persen Minggu Ini
Ke depan, kebutuhan ASN di Tulungagung masih cukup besar. BKPSDM telah mengusulkan formasi CPNS tahun ini sebanyak 287 orang.
Prioritas utama diarahkan pada sektor kesehatan.
“Formasi paling banyak untuk tenaga medis seperti dokter, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, bidan, dan lainnya,” jelas Soeroto.
Meski begitu, usulan tersebut belum final. Pemkab masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB.
“Kita tunggu persetujuan dari pusat. Nanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya,” pungkasnya. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri