RADAR TULUNGAGUNG - Jalanan umum di wilayah Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, kembali memakan korban jiwa.
Akibat kelengahan berkendara dan kurangnya konsentrasi dalam menjaga jarak aman antarkendaraan, sebuah insiden kecelakaan lalu lintas hebat yang melibatkan dua unit roda dua pecah pada Rabu (20/5) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa maut tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol E 5499 NW yang dikendarai Jovanda Resvi Harvano, seorang pelajar asal Dusun Gembes, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Trenggalek.
Remaja 17 tahun itu dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Edutalktif Digelar di SMPN 1 Boyolangu Tulungagung, Pelajar Diingatkan Bahaya Kecelakaan Lalu Lintas
Jovanda terlibat kecelakaan kontra sepeda motor Yamaha N-Max nopol AG 4678 RCH yang dikendarai Beril Widya Yohanes, 31, warga Dusun Krajan, Desa Tamban, Kecamatan Pakel, Tulungagung, yang saat itu tengah membonceng ibu rumah tangga bernama Merta Wahyu Rianita, 29.
Informasi yang dihimpun Koran ini, kronologi musibah ini bermula ketika kedua sepeda motor tersebut sama-sama melaju searah dari arah selatan menuju ke utara, dengan posisi Yamaha N-Max berada tepat di depan.
“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas di depannya, sehingga menabrak kendaraan dari arah belakang dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” urai Kasatlantas Polres Tulungagung AKP M. Taufik Nabila.
Polisi tiga balok di pundak ini menambahkan, efek benturan keras itu membuat pengendara Jupiter MX terjatuh dan meninggal di tempat kejadian akibat benturan di bagian vital.
Sementara itu, pengemudi N-Max selamat dan penumpangnya mengalami luka ringan.
“Pengendara Jupiter MX meninggal dunia,” tambahnya.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menerjunkan tim ke TKP untuk mengamankan jalur, mengevakuasi para korban, serta melakukan pendataan saksi-saksi lapangan.
Dua unit kendaraan yang terlibat beserta surat tanda nomor kendaraan (STNK) masing-masing saat ini telah disita di markas polisi sebagai barang bukti penyidikan.
Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Radar Tulungagung dan Satlantas Gelar Edutalktif di Tiga SMP
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu fokus dan memperhatikan jarak aman dengan kendaraan di depannya. Kelengahan sepersekian detik saja dapat berakibat fatal,” tegas AKP Taufik.
Lebih lanjut, perwira dengan tiga balok di pundak tersebut memberikan peringatan kepada para orang tua di wilayah hukum Tulungagung dan sekitarnya agar tidak gampang memberikan fasilitas kendaraan kepada anak di bawah umur.
“Mari tingkatkan pengawasan dan jangan membiarkan anak-anak kita berkendara sebelum mereka benar-benar siap, matang secara emosional, dan memiliki SIM,” pungkasnya. (bac/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri