Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Akses Utama Tulungagung–Trenggalek Resmi Ditutup, Ini Alasan Jembatan Gondang 1 Harus Diruntuhkan Total

Rahiiq Al Bachri • Rabu, 3 Juni 2026 | 09:33 WIB
Alat berat membongkar total struktur Jembatan Gondang 1 yang sudah kritis dimakan umur, kemarin (2/6/2026). Ditargetkan konstruksi baru bisa membuat umur jembatan bisa lebih panjang.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Alat berat membongkar total struktur Jembatan Gondang 1 yang sudah kritis dimakan umur, kemarin (2/6/2026). Ditargetkan konstruksi baru bisa membuat umur jembatan bisa lebih panjang.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Akses utama yang menghubungkan Tulungagung dan Trenggalek melalui Jembatan Gondang 1 resmi ditutup total mulai Selasa (2/6/2026) pukul 14.35 WIB. 

Penutupan dilakukan seiring dimulainya proses peruntuhan total struktur jembatan yang dinilai sudah berada dalam kondisi kritis dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Proyek pembangunan ulang jembatan tersebut ditargetkan berlangsung selama enam bulan hingga 11 Desember 2026.

Selama masa pengerjaan, seluruh kendaraan tidak diperbolehkan melintasi lokasi proyek dan diwajibkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah bersama aparat kepolisian.

Baca Juga: Sterilisasi Selesai, Pembongkaran Jembatan Gondang I Resmi Dimulai

Keputusan merobohkan seluruh struktur jembatan bukan tanpa alasan.

Pengawas lapangan proyek, Osky Ardianto, mengungkapkan bahwa hasil kajian teknis menunjukkan kondisi Jembatan Gondang 1 telah memasuki kategori merah atau kritis akibat penurunan kualitas struktur yang cukup signifikan.

"Struktur Jembatan Gondang 1 mengalami penurunan kualitas," katanya kepada awak media.

Menurutnya, kerusakan paling serius terjadi pada bagian struktur bawah dan fondasi yang mengakibatkan salah satu sisi lantai jembatan mengalami penurunan.

Kondisi tersebut dinilai berisiko jika jembatan terus dipaksakan melayani lalu lintas harian dengan beban kendaraan yang cukup tinggi.

Baca Juga: Resmi Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB, Jembatan Gondang I Tulungagung Steril Total Selama Enam Bulan

“Kondisi jembatan sudah mengalami krisis atau kategori merah berdasarkan kajian teknis. Umur layan jembatan sudah menurun tajam sehingga tahun ini diputuskan untuk dibongkar dan dibangun kembali,” jelas Osky.

Dia menambahkan, tanda-tanda kerusakan juga terlihat secara kasatmata.

Selain struktur bawah yang mengalami gangguan, lantai jembatan terlihat turun pada salah satu sisi sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap potensi kegagalan struktur apabila tidak segera ditangani.

“Secara fisik memang sudah terlihat ada kerusakan pada struktur bawah, dan lantai jembatan juga mengalami penurunan di salah satu sisi. Itu yang membuat kami waswas,” imbuhnya.

Pascapembongkaran, pembangunan jembatan baru akan dimulai dari struktur paling bawah.

Baca Juga: Terkendala Alat Berat, Penggantian Jembatan Gondang 1 Ditunda 2 Juni 2026

Seluruh fondasi lama, abutment, hingga bangunan atas akan dibongkar total sebelum dilakukan pemasangan fondasi baru menggunakan metode stross yang dinilai lebih kuat dan stabil.

“Rekonstruksi dimulai dari pembongkaran fondasi, abutment satu dan dua, sampai struktur atas. Setelah itu dilakukan penanaman fondasi baru menggunakan stross, kemudian dilanjutkan pembangunan diafragma dan pilar,” terang Osky.

Meski menggunakan teknologi dan struktur yang lebih modern, desain jembatan baru tetap mengacu pada bentuk lama.

Perubahan difokuskan pada penguatan konstruksi agar umur layanan jembatan dapat mencapai 40 hingga 50 tahun.

“Desain tetap mengacu pada desain lama. Yang kami perkuat adalah struktur konstruksinya. Target umur layanan jembatan yang dibangun minimal 40 sampai 50 tahun sehingga perencanaannya dilakukan secara matang,” pungkasnya. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#jembatan gondang 1 #tulungagung #trenggalek #jalur alternatif