TULUNGAGUNG – Keluhan pemadaman listrik di Tulungagung yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah kini disampaikan langsung kepada PT PLN (Persero) UP3 Tulungagung sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Aspirasi tersebut disampaikan Ketua Umum 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana, Senin (29/6).
Menurut Rahmat Putra Perdana yang akrab disapa Dana, pemadaman listrik di Tulungagung menjadi perhatian masyarakat karena pasokan listrik telah menjadi kebutuhan pokok yang menunjang hampir seluruh aktivitas.
Mulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, usaha, hingga pelayanan publik sangat bergantung pada keandalan pasokan listrik.
Karena itu, Dana berharap pemadaman listrik di Tulungagung dapat diminimalkan melalui peningkatan keandalan jaringan dan kualitas layanan dari PLN.
Menurutnya, pelayanan kelistrikan yang semakin baik akan memberikan dampak langsung bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Aspirasi Masyarakat Disampaikan Langsung ke PLN
Dana menjelaskan, aspirasi tersebut merupakan bentuk masukan agar kualitas pelayanan kepada pelanggan terus ditingkatkan.
Menurutnya, listrik kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari berbagai aktivitas masyarakat.
"Keandalan jaringan dan kualitas layanan dinilai perlu terus ditingkatkan," tegasnya saat dikonfirmasi, Senin (29/6).
Selain meminta peningkatan keandalan jaringan, Dana juga menyoroti masih terjadinya pemadaman listrik secara mendadak. Menurutnya, kondisi tersebut kerap menyulitkan masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan berbagai kegiatan.
Karena itu, apabila pemadaman terencana memang harus dilakukan, dia berharap PLN dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat paling lambat 1x24 jam sebelumnya.
Dengan adanya pemberitahuan lebih awal, pelanggan memiliki waktu untuk melakukan persiapan sehingga dampak pemadaman dapat diminimalkan.
Menurut Dana, pemberitahuan yang jelas juga menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Informasi yang cepat dan terbuka dinilai mampu membantu masyarakat menyesuaikan aktivitasnya sebelum pasokan listrik dihentikan sementara.
Dorong Peningkatan Informasi dan Edukasi
Selain menyampaikan keluhan mengenai pemadaman listrik, Dana juga mendorong PLN agar terus memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait layanan kelistrikan.
Dia menilai penyampaian informasi ketika terjadi gangguan perlu dilakukan lebih cepat agar pelanggan memperoleh kepastian mengenai kondisi yang sedang berlangsung.
Tidak hanya itu, Dana juga meminta adanya penertiban kabel internet yang terpasang di tiang listrik sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan instalasi di lapangan.
Menurutnya, berbagai upaya tersebut akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat apabila dijalankan secara konsisten.
Keselamatan Instalasi Juga Menjadi Perhatian
Dalam kesempatan itu, Dana turut menyoroti pentingnya aspek keselamatan instalasi listrik. Dia berharap pihak ketiga atau instalatir listrik memastikan setiap instalasi pelanggan telah dilengkapi Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Keberadaan SLO, menurutnya, menjadi salah satu bentuk jaminan keamanan penggunaan listrik bagi pelanggan.
Dengan instalasi yang memenuhi ketentuan, potensi risiko yang berkaitan dengan penggunaan listrik dapat diminimalkan.
Dana berharap peningkatan pelayanan tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga mencakup aspek keselamatan, transparansi, serta kecepatan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami berharap PLN terus meningkatkan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan bertanggung jawab sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kelistrikan yang semakin baik," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak PT PLN (Persero) UP3 Tulungagung belum memberikan tanggapan resmi terkait aspirasi yang disampaikan tersebut. Pihak PLN menyatakan akan mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masukan yang telah diterima.(sri)
Editor : Vidya Sajar Fitri