Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Menerima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan, Diserahkan Langsung Oleh Menteri Koperasi 

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 07:52 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad 
Baharudin menerima penghargaan Pembina 
Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 dari 
Pemprov Jawa Timur yang diserahkan di 
Pamekasan.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 dari Pemprov Jawa Timur yang diserahkan di Pamekasan.

 

PAMEKASAN – Langkah Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan mendapat apresiasi di tingkat Jawa Timur.

Plt Bupati Tulungagung  Ahmad Baharudin menerima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur di kawasan Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Selasa (21/7).

Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam membina dan mengembangkan koperasi.

Terutama, dalam menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar penting ekonomi rakyat sekaligus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peringatan Hari Koperasi tahun ini dikemas melalui Koperasi Explore 2026 bertajuk Pasar Koperasi & UMKM.

Baca Juga: Enggan Lepas Kawasan Bernilai Tinggi, 12 Kelurahan di Tulungagung Belum Bangun Koperasi Merah Putih

Beragam produk unggulan koperasi dan UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi ruang promosi produk lokal, kegiatan itu juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan pelaku UMKM.

Harapannya, produk-produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing lebih kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan sarana pemasaran secara simbolis kepada pelaku UMKM.

Bantuan berupa 10 unit gerobak usaha yang dilengkapi tenda itu diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas akses pemasaran.

Usai membuka Koperasi Explore 2026, Gubernur Khofifah melanjutkan agenda ke Bakorwil Pamekasan.

Agenda tersebut diisi dengan puncak peringatan Hari Koperasi Jawa Timur bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Baca Juga: Nasib Koperasi Merah Putih di Tulungagung Masih Menggantung, Baru 2 dari 14 Kelurahan Kantongi Lokasi Siap Bangun

Momentum Hari Koperasi ke-79 menjadi pengingat pentingnya memperkuat koperasi di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang.

Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan adaptif.

Bagi Kabupaten Tulungagung, penghargaan tersebut menjadi tambahan energi untuk terus mengembangkan gerakan koperasi.

Terlebih, hingga kini terdapat 1.579 koperasi yang menjadi potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk meningkatkan kualitas pembinaan koperasi di Kabupaten Tulungagung.

“Alhamdulillahirabbilalamin, atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung saya menyampaikan rasa bangga, syukur, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kepercayaan yang diberikan melalui Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga: Meski Sudah Dipetakan, Pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Tulungagung Belum Bisa Dikebut, Ini Penyebabnya

Menurut Ahmad Baharudin, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Tulungagung untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

Koperasi harus didorong agar semakin sehat, profesional, adaptif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Dengan jumlah koperasi yang mencapai 1.579 unit, Ahmad Baharudin menilai Tulungagung memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan.

Namun, potensi tersebut harus dibarengi pembinaan secara berkelanjutan.

“Jumlah tersebut menjadi potensi besar yang harus dibarengi dengan pembinaan berkelanjutan agar koperasi semakin modern, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung serta Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tulungagung.

Sinergi kedua lembaga tersebut dinilai penting dalam memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menciptakan ekosistem koperasi yang semakin maju dan berdaya saing.

Ahmad Baharudin menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata prestasi pemerintah daerah.

Lebih dari itu, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan koperasi di Kabupaten Tulungagung.

“Penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh pengurus, pengawas, pengelola, anggota koperasi, serta seluruh pihak yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat gotong royong. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama untuk mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri, modern, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tulungagung Terkendala Lahan, Baru 37 Desa Rampung

Ke depan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh gerakan koperasi di Tulungagung untuk terus berinovasi.

Koperasi dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat gerakan koperasi demi mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang semakin sejahtera, maju, dan berdaya saing,” pungkasnya.(sri)

Editor : Vidya Sajar Fitri
plt bupati tulungagung Ahmad Baharudin gubernur khofifah koperasi