Salah satu wilayah yang mulai terdampak berada di Dusun Jinggring, Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung. BPBD menyalurkan bantuan air bersih sebanyak dua tangki dengan total volume sekitar 10 ribu liter ke wilayah tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Teguh Abianto mengatakan, penyaluran dilakukan sebagai respons atas mulai terbatasnya ketersediaan air bersih yang dibutuhkan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga selama kondisi kekurangan air berlangsung.
“Kami menyalurkan bantuan air bersih sebanyak dua tangki, dengan total sekitar 10 ribu liter air untuk memenuhi kebutuhan warga yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Teguh.
Dropping air tersebut menyasar sekitar 125 kepala keluarga (KK) di Dusun Jinggring. Penyaluran dilakukan secara langsung ke wilayah terdampak agar masyarakat dapat memperoleh pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 125 kepala keluarga (KK) yang berada di satu dusun, yakni Dusun Jinggring, Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung,” jelasnya.
Kondisi kekurangan air bersih menjadi persoalan yang mulai muncul seiring berlangsungnya musim kemarau. Terbatasnya pasokan dari sumber air yang biasa digunakan masyarakat membuat kebutuhan terhadap bantuan air bersih meningkat.
BPBD melakukan dropping sebagai salah satu langkah penanganan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Penyaluran air juga menjadi bentuk respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan warga di wilayah yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Menurut Teguh, penanganan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. BPBD terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Dropping air bersih ini dilakukan sebagai bentuk penanganan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah yang mulai terdampak kondisi kekurangan air selama musim kemarau,” katanya.
Dengan bantuan dua tangki atau sekitar 10 ribu liter air tersebut, kebutuhan sementara 125 KK di Dusun Jinggring diharapkan dapat terbantu. BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan air bersih di wilayah lainnya yang berpotensi mengalami dampak kemarau.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung