Pembukaan Karya Bakti TNI 2026 di Desa Manding Tulungagung, Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Rinto Wahyu Hidayat • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:48 WIB
Penyerahan bantuan berupa sembako kepada 10 lansia Desa Manding.
Penyerahan bantuan berupa sembako kepada 10 lansia Desa Manding.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Karya Bakti TNI 2026 resmi dimulai di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, Selasa (11/8).

Selain mendorong percepatan pembangunan dan memperkuat gotong royong, kegiatan tersebut membawa angin segar bagi warga.

Pemkab Tulungagung pun memastikan Desa Manding bakal mendapat program pembangunan pada 2027.

Kantor Desa Manding pada Selasa lalu tampak berbeda dibanding biasanya. Ternyata ada pembukaan Karya Bakti TNI 2026.

Kegiatan ini dihadiri Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M; Sekda Tulungagung Drs Tri Hariadi, M.Si.; Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han; Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXI Kodim 0807/Tulungagung Vina Hanny Galih Satrio. 

Tidak ketinggalan komandan Yonif TP 886 Panjalu Jayati (Letkol) Inf Mohammad Isa, S.I.P. diwakili Kapten Inf Rakhmanto Adhy Suparto Wakil komandan (Wadan) Yonif TP 886 Panjalu Jayati, Aisyah Mohammad Isa Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonif TP 886 Panjalu Jayati, jajaran perangkat daerah beserta stakeholder.

Kepala Desa Manding, Willy Angga Nugraha, menyalurkan bantuan 
untuk siswa SD dan SMP.
Kepala Desa Manding, Willy Angga Nugraha, menyalurkan bantuan untuk siswa SD dan SMP.

Bahkan, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Pucanglaban dan Kepala Desa Manding beserta unsur perangkat desa lembaga desa dan masyarakat Desa Manding.

Rangkaian kegiatan diisi penyaluran bantuan kepada 16 penerima manfaat.

Bantuan berupa sembako diberikan kepada 10 lansia Desa Manding. Sementara bantuan pendidikan disalurkan kepada enam pelajar, yakni siswa SDN 1 Manding dan SMP masing-masing tiga orang.

Bantuan alat kerja juga diberikan kepada perwakilan masyarakat.

Puncak pembukaan ditandai penyerahan alat kerja simbolis pemukulan gong oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.

Bantuan alat kerja yang diberikan kepada perwakilan masyarakat.
Bantuan alat kerja yang diberikan kepada perwakilan masyarakat.

Rombongan kemudian meninjau lokasi Batalyon TP 886 Panjalu Jayati dan melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan gerbang utama Yonif.

Kepala Desa Manding Willy Angga Nugraha mengapresiasi pelaksanaan Karya Bakti TNI di wilayahnya.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga mulai menggerakkan perekonomian warga.

“Di sekitar Yonif mulai tumbuh warung dan UMKM. Ini memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Willy berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut, terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sehingga pembangunan infrastruktur di Desa Manding semakin merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio mengatakan, Karya Bakti merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Program tersebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan melalui gotong royong.

Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan gerbang utama Yonif TP 886 Panjalu Jayati.
Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan gerbang utama Yonif TP 886 Panjalu Jayati.

“Pembangunan yang sudah dilaksanakan harus dijaga bersama. Masyarakat dan pemerintah desa perlu ikut merawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Dia menyebut kondisi sejumlah akses jalan di wilayah sasaran masih menjadi perhatian.

Karena itu, keberadaan Karya Bakti diharapkan dapat membantu meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat.

Di sisi lain, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin memastikan Desa Manding kembali mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan tahun depan.

Foto Plt bupati, sekda, dandim, Wadan Yonif camat, dan kepala desa bersama siswa penerima bantuan.
Foto Plt bupati, sekda, dandim, Wadan Yonif camat, dan kepala desa bersama siswa penerima bantuan.

“Yang jelas, saya pastikan pada 2027 ada program yang mengarah ke Desa Manding,” tegasnya.

Baharudin meminta pemerintah desa aktif berkoordinasi dengan perangkat daerah agar kebutuhan masyarakat dapat masuk dalam perencanaan pembangunan.

Menurutnya, sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan kawasan selatan Tulungagung.

Pemukulan gong simbolis pembukaan Karya Bhakti TNI 2026.
Pemukulan gong simbolis pembukaan Karya Bhakti TNI 2026.

Keberadaan Yonif TP 886 Panjalu Jayati juga dinilai membuka peluang ekonomi baru.

Ditambah akses jalan lintas selatan (JLS), kawasan tersebut memiliki potensi untuk berkembang menjadi jalur ekonomi dan wisata. 

“Mari kita ciptakan lingkungan yang nyaman agar wisatawan bisa datang dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.

Bupati Tulungagung menegaskan, hasil Karya Bakti tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab TNI.

Masyarakat harus ikut menjaga sekaligus memanfaatkan pembangunan yang telah dilakukan.

“Jangan diserahkan kepada TNI saja. TNI yang memprakarsai, masyarakat yang nantinya menikmati, sehingga harus menyambut dan mendukung dengan baik,” pungkasnya. (*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
karya bakti tni 2026 desa manding Yonif TP 886 Panjalu Jayati Pucanglaban