Radar Tulungagung - Hasil pemeriksaan terhadap K, 53, pria yang ditemukan meninggal dunia di kamar kos Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, Kamis (13/8), tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Karyawan BUMN asal Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tersebut ditemukan meninggal dunia setelah rekan kerjanya mencari keberadaannya. K diketahui tidak menghadiri kegiatan pelatihan pembinaan PT KAI di Madiun.
Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Puji Hartanto mengatakan, petugas bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tim medis RSUD dr. Iskak langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami bersama Tim Inafis dan tim medis langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal,” ujar Puji.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi korban sekaligus memastikan ada atau tidaknya indikasi kekerasan. Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh K.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya penanganan dilakukan sesuai prosedur dan pihak keluarga telah kami berikan pendampingan,” jelasnya.
Selain pemeriksaan terhadap kondisi jenazah, informasi mengenai riwayat kesehatan korban juga diperoleh dari tim medis PT KAI Stasiun Tulungagung. Berdasarkan informasi tersebut, K sebelumnya diketahui memiliki riwayat hipertensi dan pembesaran jantung.
Namun, riwayat kesehatan tersebut tidak serta-merta menjadi kesimpulan mengenai penyebab kematian korban. Kepolisian tetap melakukan penanganan bersama tim medis dan Inafis sesuai prosedur yang berlaku.
Sebelumnya, keberadaan K mulai dicari setelah tidak kunjung menghadiri kegiatan pelatihan pembinaan PT KAI di Madiun. Rekan kerja korban sempat mendatangi tempat kos dan mendapati kamar dalam kondisi terkunci.
Setelah kembali melakukan pengecekan, sepeda motor korban ditemukan terparkir di bagian belakang kos. Rekan kerja kemudian menghubungi nomor telepon K dan mendengar suara ponsel dari dalam kamar.
Karena tidak mendapat respons, rekan kerja meminta izin kepada pemilik kos untuk membuka pintu. K kemudian ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar.
Petugas selanjutnya melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap kondisi korban. Setelah proses penanganan selesai, pihak keluarga juga mendapatkan pendampingan dari petugas.
Polres Tulungagung mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan. Respons cepat dari orang terdekat maupun lingkungan sekitar dinilai penting agar kondisi seseorang yang membutuhkan pertolongan dapat segera diketahui.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung