Radar Tulungagung - Upaya mengantisipasi kemunculan buaya di kawasan pesisir Kecamatan Besuki terus dilakukan petugas gabungan. Hingga hari kedua penyisiran, keberadaan buaya yang sebelumnya dilaporkan terlihat warga belum ditemukan.
Sebagai langkah antisipasi, tim gabungan memasang jaring di sepanjang kawasan pesisir Pantai Popoh hingga Pantai Sidem, Jumat (14/8). Kegiatan tersebut dipusatkan di Pantai Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, dan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB.
Pemasangan jaring tersebut menjadi bagian dari operasi gabungan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Agustus 2026. Selain pemasangan jaring, petugas juga melakukan penyisiran di sepanjang pesisir untuk memastikan kondisi kawasan sekaligus memantau kemungkinan munculnya buaya.
Sejumlah unsur dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Sat Samapta Polres Tulungagung, Polsek Besuki, Balai Pengelolaan Kelautan Provinsi, DKP Popoh, BPBD, Damkar Kabupaten Tulungagung, TNI AL Popoh, Pol Airud Popoh, Forkopimcam Besuki, serta pemerintah desa Besole, Besuki, dan Keboireng.
Kasat Samapta Polres Tulungagung AKP Hendrik Kurniawan mengatakan, penyisiran dan pemasangan jaring dilakukan sebagai bentuk antisipasi sekaligus upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai.
“Tim gabungan melaksanakan pemasangan jaring, penyisiran di sepanjang pesisir, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di kawasan pantai,” ujar Hendrik.
Meski telah dilakukan penyisiran pada hari kedua, petugas belum menemukan keberadaan buaya. Namun, kondisi tersebut tidak membuat pemantauan dihentikan. Tim gabungan tetap melakukan pengawasan hingga rangkaian operasi selesai.
“Hingga saat ini hasil penyisiran belum menemukan keberadaan buaya, namun pemantauan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait,” katanya.
Selain melakukan penyisiran, petugas memberikan imbauan kepada warga, nelayan, maupun masyarakat yang beraktivitas di sepanjang Pantai Popoh hingga Pantai Sidem agar lebih berhati-hati. Masyarakat diminta tidak mengabaikan informasi maupun arahan petugas selama pemantauan berlangsung.
Petugas juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila kembali melihat buaya atau menemukan tanda-tanda keberadaannya. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti tim gabungan untuk memastikan kondisi di lapangan dan menentukan langkah penanganan berikutnya.
Editor : Rahiiq Al BachriSumber : Radar Tulungagung