Kerusakan Struktur Bangunan Picu Dam Pacar Ambrol, Pengairan Lima Desa Berpotensi Terdampak

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:56 WIB
Bagian struktur bangunan Dam Pacar mengalami kerusakan hingga menyebabkan bendung ambrol dan berpotensi memengaruhi pasokan air pertanian di wilayah hilir.(RAHIIQ AL BACHRI/RADAR TULUNGAGUNG)
Bagian struktur bangunan Dam Pacar mengalami kerusakan hingga menyebabkan bendung ambrol dan berpotensi memengaruhi pasokan air pertanian di wilayah hilir.(RAHIIQ AL BACHRI/RADAR TULUNGAGUNG)
Radar Tulungagung - Kerusakan struktur bangunan menjadi pemicu ambrolnya Dam Pacar. Kondisi tersebut membuat fungsi bendung sebagai salah satu penunjang pengairan pertanian tidak berjalan optimal dan berpotensi berdampak terhadap sedikitnya lima desa di wilayah hilir.

Tim BBWS Brantas Andri Setiawan mengatakan, kerusakan pada bagian struktur bangunan menjadi persoalan utama yang menyebabkan kondisi bendung ambrol. Setelah kejadian, ketinggian air di sekitar bendung juga mengalami penurunan.

“Kerusakannya karena struktur bangunan,” jelasnya.

Menurut Andri, sedikitnya lima desa berpotensi terdampak akibat kerusakan Dam Pacar. Namun, dampak terhadap pertanian sejauh ini belum terlihat signifikan. Kondisi tersebut dipengaruhi pola tanam yang saat ini didominasi palawija.

“Memang ada lima desa yang kemungkinan terdampak. Tapi dampaknya belum begitu terlihat meskipun ketinggian air turun, karena lahan pertanian di sana mayoritas palawija,” ujarnya.

Meski demikian, kerusakan bendung tetap menjadi perhatian karena Dam Pacar memiliki fungsi sebagai salah satu penunjang kebutuhan air pertanian. Jika fungsi bendung tidak segera dipulihkan, potensi gangguan terhadap pasokan air dapat semakin terasa, terutama pada lahan yang masih membutuhkan pengairan.

Kekhawatiran tersebut dirasakan Parmin, warga Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu. Dia mengatakan masih terdapat tanaman padi yang belum memasuki masa panen sehingga kebutuhan airnya masih cukup tinggi.

“Yang terdampak mungkin daerah sawah di Wajak. Daerah Wajak bisa kekurangan air, karena tanaman padinya juga belum tua dan masih membutuhkan air,” katanya.

Menurut Parmin, Dam Pacar selama ini menjadi sumber air bagi sejumlah lahan pertanian di kawasan sekitar. Salah satunya sawah di wilayah Sanggrahan.

“Ini merupakan sumber air untuk sawah-sawah. Sawah di daerah Sanggrahan dan sekitarnya airnya berasal dari sini,” ujarnya.

Karena itu, warga berharap kerusakan Dam Pacar segera mendapatkan penanganan. Mereka khawatir gangguan terhadap fungsi bendung dapat berkembang menjadi persoalan pengairan apabila tidak segera ditindaklanjuti.

“Harapannya segera diperbaiki karena ini merupakan sumber air untuk sawah,” pungkas Parmin. 

Editor : Rahiiq Al Bachri
Sumber : Radar Tulungagung
pengairan Struktur bangunan dam pacar ambrol kerusakan