Karya Bhakti TNI di Manding Tulungagung Rampung Sepekan Lagi, Perbaikan Jalan Masih Dibutuhkan

Rinto Wahyu Hidayat • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 13:12 WIB
Karya Bhakti TNI 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.(KECAMATAN PUCANGLABAN UNTUK RATU)
Karya Bhakti TNI 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.(KECAMATAN PUCANGLABAN UNTUK RATU)

RADAR TULUNGAGUNG – Proyek pengecoran jalan dalam rangka Karya Bhakti TNI 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, ditargetkan selesai dalam sepekan ke depan.

Hal itu disampaikan Camat Pucanglaban Setiono, S.Sos., M.M., setelah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pengerjaan proyek tersebut, Rabu (2/9). 

"Kegiatan ini sudah berlangsung hampir tiga minggu lebih. Insyaallah satu minggu ke depan selesai pengerjaannya," ujar Setiono.

Karya Bhakti TNI tersebut dibuka pada Selasa (11/8) oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Komandan Kodim Tulungagung dan sejumlah OPD terkait.

Pekerjaan yang dilakukan berupa perbaikan dan pengecoran jalan sepanjang 1,5 hingga 2,5 kilometer. Ruas tersebut membentang dari depan Markas Yonif TP 886 Panjalu Jayati ke arah timur hingga pertigaan menuju Kantor Desa Manding.

Setiono menjelaskan, kegiatan yang ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan itu melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Kodim Tulungagung, Yonif TP 886 Panjalu Jayati, pemerintah desa, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

"Secara teknis lancar, tidak ada kendala yang berarti. Semuanya berjalan sesuai rencana dan prosedur yang sudah direncanakan," tegasnya.

Menurut Setiono, perbaikan jalan tersebut akan mempermudah akses masyarakat di sekitar ruas yang dikerjakan.

Selain mendukung mobilitas, kondisi jalan yang lebih baik dinilai dapat memberikan pengaruh terhadap aktivitas ekonomi warga.

Ia juga menyebut perbaikan infrastruktur berpotensi memengaruhi nilai tanah di sepanjang ruas jalan yang diperbaiki.

"Ketika infrastruktur jalan sudah bagus seperti ini, tentu akan ada peningkatan harga tanah warga setempat yang ada di Desa Manding," katanya.

Di sisi lain, Setiono berharap perbaikan jalan tidak berhenti di Desa Manding. Ia menginginkan program serupa dapat dilakukan di desa lain di Kecamatan Pucanglaban karena masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan.

"Di jalan-jalan yang ada di Pucanglaban ini relatif hampir semua rusak. Kalau ada anggaran APBD Kabupaten Tulungagung, kami akan mengajukan lagi untuk desa-desa lain," ungkapnya.

Menurut dia, pengajuan perbaikan jalan di desa lain nantinya tetap bergantung pada ketersediaan anggaran APBD Kabupaten Tulungagung. Pelaksanaan program juga akan mempertimbangkan kemungkinan kolaborasi dengan TNI.

Setiono juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Karya Bhakti TNI di Desa Manding.

Pihak tersebut meliputi Plt. Bupati Tulungagung, Dandim beserta jajaran, Danyon Yonif TP 886 Panjalu Jayati beserta jajaran, pemerintah dan masyarakat Desa Manding, serta Dinas PU dan DPMD yang melakukan pengawasan di lapangan.

"Ini hal penting, jadi harapan pemerintah Kecamatan Pucanglaban," pungkas Setiono.(rin)

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
karya bhakti tni pengecoran jalan Pucanglaban proyek