Optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari penerimaan pajak jadi salah satu upaya pemkab untuk menggenjot ekonomi daerah.
Itu sebabnya pemkab menggelar sosialisasi penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Selasa (18/3) pagi.
Tampak hadir Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Sekda Tulungagung Tri Hariadi, Kepala Bapenda Tulungagung Lilik Ismiati, dan sejumlah pejabat terkait.
Juga hadir camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Tulungagung di acara ini.
Di agenda ini, pimpinan daerah menekankan bahwa salah satu pilar utama dalam pengelolaan keuangan daerah adalah peningkatan kemandirian kapasitas fiskal daerah.
Sedangkan, kapasitas fiskal Kabupaten Tulungagung saat ini masih dikatakan relatif rendah. Itu sebabnya para camat, lurah, dan kepala desa diminta ikut mendorong penerimaan PAD dari sektor pajak.
“Untuk bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa aktif dan mau dengan sukarela memberikan pembayaran SPPT tahunan secara tepat waktu. Dan tentunya itu agar APBD kita bisa bertambah,” ujar Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo ditemui usai kegiatan.
Dia menambahkan, dalam lima tahun terakhir, data dari Bapenda menunjukkan bahwa tingkat realisasi PBB-P2 cenderung menurun.
Tingkat realisasi dibandingkan dengan targetnya masih 97,69 persen pada 2020 lalu. Jumlah itu menjadi 96,52 persen pada 2024.
“Karena menurut laporan dari Bapenda untuk tahun ini mengalami penurunan sedikit. Harapan kami setelah ada sosialisasi ini nanti bisa bertambah sesuai rencana,” ujarnya.
Disinggung soal upaya untuk mendongkrak penerimaan di sektor ini, Gatut mengungkapkan bahwa pemkab juga siap memberi apresiasi bagi camat, kepala desa, hingga lurah yang mampu mengoptimalisasi penerimaan pajak.
“Selain sosialisasi, memberikan penghargaan kepada teman-teman juga kepala desa yang tentunya sudah melakukan pembayaran tepat waktu,” terangnya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra