RADAR TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan Wakil Bupati Ahmad Baharudin, bersama Pemdes Joho meresmikan pembangunan jalan rabat di Desa Joho, Kecamatan Kalidawir Senin (21/4).
Seusai meresmikan jalan rabat, kedua pemimpin Tulungagung itu membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin ekstrem di Desa Joho.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung disambut meriah oleh Pemdes Joho bersama warga. Bahkan langsung dijemput kesenian tari reog kendang khas Tulungagung.
"Ini juga menjadi silaturahmi kami dengan kepala desa se-Kecamatan Kalidawir agar saling membuka diri, berdiskusi terkait masalah apa yang ada di desa-desa. Sehingga kami bisa mengambil langkah yang tepat demi kesehahteraan masyarakat," ungkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Baca Juga: Nguri-uri Budaya, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Beri Kejutan di Wayangan Rutin Pakudhatu
Sebelumnya, bupati terlebih dahulu meninjau pembangunan jalan rabat yang membentang sepanjang 1,5 kilometer di Dusun Ngampel, Desa Joho, Kecamatan Kalidawir tersebut.
Bupati Tulungagung bersama rombongan melintas di jalan rabat yang baru selesai dibangun itu.
Di sepanjang jalan rabat yang baru dibangun tersebut, masyarakat Desa Joho sangat antusias menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung.
Dalam acara Kunjungan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang bertajuk "Sambang Desa Mbangun Desa" ini, juga dihadiri dari Forkopimcam Kecamatan Kalidawir, kepala desa se-Kecamatan Kalidawir, Kepala DPMD, beserta OPD terkait lainnya.
Baca Juga: Desa Joho, Kampung Gadung yang Menggoda Lidah dan Menggerakkan Rupiah
Sementara itu Kepala Desa Joho, Achmad Nurroini, menyebut pembangunan jalan rabat ini sudah lama dinanti masyarakat Desa Joho.
Karena, jalan tersebut termasuk jalan utama yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Apalagi, jalan yang terletak di Dusun Ngampel, Desa Joho tersebut juga merupakan akses utama dari beberapa objek vital, termasuk sarana pendidikan.
"Hari ini kami meresmikan pembangunan jalan bersama bapak Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung. Sekaligus memberi BLT untuk warga Joho yang masuk dalam kategori miskin ekstrim," terangnya.
Nurroini menjelaskan pembangunan jalan rabat tersebut menelan biaya sebesar Rp 88,6 juta. Dana tersebut menggunakan dana desa (DD) tahun anggaran 2025.
Dia menambahkan selain untuk pembangunan jalan rabat, DD juga digunakan untuk BLT kepada warganya tersebut.
"Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah desa untuk warganya, sekaligus agar dana desa bisa bermanfaat untuk seluruh warga Desa Joho termasuk warga yang miskin ekstrem," pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana