Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Petugas Wifi di Tulungagung Tewas Usai Terpeleset Tangga Saat Memasang Wifi

Matlaul Ngainul Aziz • Minggu, 11 Mei 2025 | 23:00 WIB
Petugas wifi di Tulungagung tewas terpeleset tangga saat bertugas
Petugas wifi di Tulungagung tewas terpeleset tangga saat bertugas

 

Radar Tulungagung - Tri Cahyono, 42, warga Desa Mojosari Kecamatan Kauman Tulungagung mengalami nasib nahas saat bekerja.

Pria yang bekerja sebagai petugas wifi tersebut terpeleset dari tangga saat bertugas memasang wifi di Desa Pucangan Kecamatan Kauman Tulungagung.

Tentunya hal tersebut membuat geger masyarakat setempat.

Baca Juga: Populasi Ternak Sapi-Kambing di Tulungagung Capai 299 Ribu Ekor Jelang Idul Adha

Kasi Humas Polres Tulungagung, IPDA Nanang Murdiyanto mengatakan, bahwasannya korban mengalami terpeleset saat memanjat tangga.

Diketahui korban merupakan petugas wifi yang akan memasang jaringan nirkabel tersebut di Desa Pucangan Kecamatan Kauman Tulungagung.

Dimana korban terjatuh tepat di saluran air atau got yang memiliki jembatan kecil sehingga membuat nyawa korban tidak tertolong.

Baca Juga: Potensi PAD dari Operasional IPLT Belum Terpetakan, Disperkim Tulungagung: Tahun Depan Kita Adakan Target

Berdasarkan pemeriksaan petugas, didapati bekas luka yang ada pada kepala korban.

Hal tersebut terjadi akibat benturan dengan cor jembatan dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.

“Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Tulungagung dan tim medis, ditemukan adanya bekas luka di bagian kepala korban. Akibat terbentur dengan cor jembatan kecil, tidak ditemukan tanda kekerasan,” jelasnya Minggu, 11 Mei 2025.

Baca Juga: Potensi Desa Nglurup Tulungagung, Punya Permata Tersembunyi di Lereng Gunung Wilis

Pihak keluarga pun telah menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah.

Adapun pihak keluarga tidak menuntut pada pihak manapun atas peristiwa tersebut.

“Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun,” ucapnya.

Sementara itu, warga setempat, Ginam mengaku melihat peristiwa tersebut dimana ada sebanyak 4 petugas wifi yang tengah bertugas.

Baca Juga: Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pembuatan Balon Udara di Tulungagung

Adapun keempatnya merupakan dua anak magang yang bertugas memegang tangga, satu petugas duduk jauh dari lokasi, dan korban petugas yang memasang wifi.

Peristiwa nahan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, warga setempat tengah memperbaiki rumah termasuk Ginam sehingga mendapati kejadian tersebut.

“Kejadiannya itu manjat di sini memperbaiki kabel wifi, memanjat tangga itu dan sempat naik tinggi terus kepleset dan terbentur cor-coran,” tutupnya.(ziz)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#tulungagung #Petugas wifi #polres tulungagung