TULUNGAGUNG- Hujan terus mengguyur Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, mengakibatkan seorang ibu dan anak dikabarkan hilang, Senin (19/5/2025).
Peristiwa tersebut telah ramai beredar di sejumlah media sosial di Tulungagung hingga malam hari.
Dalam keterangan video tersebut, dua orang tersebut diduga diterjang air saat melintas jembatan kayu di Dusun Sendang Bodag, desa setempat. Yakni usai menjemput pulang sekolah sang anak di Desa/Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung.
Keduanya hilang dalam perjalanan pulang usai menjemput sang anak dari sekolah sekitar pukul 14.30.
Berdsarkan informasi di lapangan, korban diketahui berinisial EP, 38, yang saat kejadian menjemput putrinya, NHR, 7.
Keduanya bertolak dari sekolah sekitar pukul 14.00 WIB untuk pulang menuju rumah mereka Dusun Sendang Bedog.
Tak kunjung sampai rumah, dari pihak keluarga yang mulai khawatir mencoba menghubungi keduanya melalui telepon, namun tidak ada jawaban.
Baca Juga: Longsor di Tulungagung Rusak Rumah dan Infrastruktur di Kecamatan Sendang
Lantas pencarian mandiri pun segera dilakukan oleh keluarga dengan menyusuri rute yang biasa dilalui EP dan NHR.
Sekitar pukul 16.30 WIB, upaya pencarian membuahkan hasil. Warga menemukan sepeda motor yang diduga digunakan korban serta sebuah jaket tersangkut pada ranting pohon di pinggiran sungai yang dilewati jembatan kayu.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, kepolisian, TNI, serta relawan dan warga setempat segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian menyusuri aliran sungai.
Kondisi arus sungai yang masih deras menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian malam itu.
Dari pihak keluarga berharap keduanya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca dan potensi kenaikan debit air sungai.
Baca Juga: Hujan Melanda Tulungagung Tetap Timbulkan Genangan Air hingga ke Gang-Gang, Warga: Sudah Sering dan Belum Ada Solusi
Hingga berita ini diturunkan, EP dan putrinya NHR masih dalam pencarian dari tim gabungan dar warga. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah