TULUNGAGUNG – Selain pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) jenis LED di wilayah kota, Dishub Tulungagung juga berencana menggelar pengadaan 1.000 unit lampu hemat energi (LHE) dalam waktu dekat.
Kabid Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Panji Putranto menerangkan, dinas menerjunkan tim teknis untuk menginspeksi dan mengevaluasi kondisi di lapangan.
Selain itu, dinas juga membuka kanal aduan masyarakat atas laporan kerusakan PJU di seluruh wilayah Tulungagung.
“Karena lampu PJU mati itu belum tentu karena lampunya yang rusak. Tapi juga karena jaringan lampunya itu rusak, akhirnya mengalami padam. Jadi nanti untuk kerusakannya langsung kita cek oleh tim teknis PJU,” ujarnya.
Baca Juga: Pengaspalan Lot 1A-IB JLS di Tulungagung Terhambat Cuaca dan Aksesibilitas, Ini Dampaknya
Panji mengaku belum dapat memastikan titik atau lokasi pemasangan PJU LHE. Tapi, dia mengatakan bahwa sebagian besar lokasi yang disasar berada di luar wilayah perkotaan.
Dalam hal ini dinas akan melakukan pengadaan sekitar 1.000 unit LHE untuk dipasang di titik-titik yang nantinya dinilai perlu dilakukan penanganan.
“Diperkirakan bulan Juni nanti sudah barangnya sudah datang,” kata dia.
Dinas mengucurkan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk pengadaan 1.000 unit LHE di bulan ini. Adapun penentuan jenis dan spesifikasi LHE didasarkan pada jenis lampu yang sudah terpasang di lokasi.
Baca Juga: Pengajuan Bantuan RTLH di Tulungagung Minim, Tahun Ini Hanya Tangani 50 Unit
“Ada dua. Yaitu 65 watt itu warna kuning. Terus yang 45 watt warna putih. Jadi di beberapa ruas jalan kan ada yang warnanya kuning ada yang warna putih,” jelas Panji.
Dia mengimbau masyarakat bersikap koperatif dengan cara membuat laporan ke dishub begitu mendapati adanya fasilitas umum, utamanya PJU, yang rusak.
“Kita juga akan mengakomodir laporan-laporan dari masyarakat. Jadi, intinya kami mengimbau kalau masyarakat ada kondisi lampu yang padam itu tolong dilaporkan ke kami juga,” sebutnya. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra