TULUNGAGUNG – Puluhan dewan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tulungagung masa bhakti 2025-2030 dilantik dan dikuhuhkan di Pendapa Kongas Arum Kusumaningbangsa pada Selasa (3/6/2026) malam.
Ketua Umum KADIN Tulungagung, Rifqi Firmansyah menerangkan, jajaran pengurus yang baru akan langsung memetakan dan realisasi program kerja.
“Untuk kita berfokus ke UMKM dulu. Tapi sebenarnya KADIN juga tidak hanya berfokus ke usaha UMKM, tapi juga peningkatan industri. Dari mungkin industri kecil atau menengah menjadi industri makro. Jadi Kadin di sini tidak bisa berjalan sendiri pastinya harus ada dorongan dan kerjasama dalam masyarakat,” bebernya.
Baca Juga: Jelang Puncak Ibadah Haji, Kemenag Tulungagung Ungkap Kondisi Kesehatan Jamaah di Tanah Suci
Dia menambahkan, dalam hal ini KADIN memang perlu banyak menjalin komunikasi dengan Pemkab Tulungagung. Sebab, ada berbagai tantangan yang harus dihadapi ke depan.
“Tanpa itu juga mustahil KADIN bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pimpinan daerah berharap pengurus KADIN Tulungagung yang baru dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi di berbagai bidang demi peningkatan ekonomi di Tulungagung.
“Semoga setelah pelantikan KADIN pada malam ini, KADIN yang baru terbentuk ini bisa bekerja sama dan bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Tulungagung,” ujar Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Baca Juga: Tracing ke Korban TPPO, Pemkab Tulungagung Telusuri Latar Belakang Kasus NS di Kamboja
“Harapan kami tidak ada waktu untuk santai-santai untuk terus bergerak agar UMKM yang ada di Tulungagung bisa berkembang. Kita evaluasi atas kegiatan UMKM selama ini yang belum maksimal,” sambungnya.
Ada banyak hal yang harus disinergikan antara pemkab dan KADIN. Menurut Gatut, ekonomi dari sektor pariwisata jadi salah satu pontensi yang bisa digali lebih dalam.
“Sebentar lagi JLS juga tembus masuk ke Blitar. Dan saya juga menggerakkan agar potensi-potensi yang ada di Tulungagung kita buka agar investor bisa masuk ke Tulungagung,” akunya. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra