TULUNGAGUNG - Demi kelancaran event digital payment bhayangkara Tulungagung Run Fest (DPBTRF) yang digeber Minggu 15 Juni 2025, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi memimpin langsung pengecekan rute yang akan dilewati peserta running.
Berdasarkan informasi dan pantuan wartawan Jawa Pos Radar Tulungagung pada Rabu 11 Juni 2025 pukul 5.00 WIB Kapolres Tulungagung beserta jajarannya sudah di halaman Pemkab Tulungagung jalan A.Yani. Memang pada 15 Juni 2025 nanti halaman pemkab dijadikan venue start/finish event DPBTRF.
Orang nomor satu di jajaran Polres Tulungagung ini menaiki sepeda didampingi kasat lantas dan kasat reskrim mengecek rute half marathon (HM) atau 21 Km.
Sedangkan rute 10 K yang dicek oleh kabag ops dan personel, untuk rute 5 K dicek oleh kabag ren.
“Masing tim cek rute berangkat sesuai dengan start pelari kalau yang HM berangkat pukul 5.00 WIB, rute 10 K berangkat 5.45 WIB dan 5 K berangkat 6.00 WIB,” jelas Enggar Race Direktor DPBTRF.
Kapolres AKBP Muhammad Taat Resdi melalui pesan WA mengatakan, pada Rabu 11 Juni 2025 pukul 3.30 WIB digelar apel pasukan pengamanan event DPBTRF.
“Setelah itu saya mengecek ploting personel di jalur 21, 10 dan 5 km. Saya menyebut ini gladi pengamanan rute,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan Jawa Pos Radar Tulungagung ini, Kapolres beserta tim mengecek rute dengan memakai sepeda, selain dari polisi beberapa panitia DPBTRF juga ikut mengecek rute baik yang 21, 10 dan 5 K. Ada sekitar 30 an orang dengan dibagi tiga rute tersebut.
Memang sejak pukul 5.00 di beberapa titik perempatan, pertigaan dijaga personel polisi. Mereka mensimulasikan mengatur lalu lintas yang akan dilewati pelari.
Seperti diketahui, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi berkomitmen mensupport event DPBTRF ini.
Baca Juga: Pertama di Jawa Timur, Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival Menjadi Ikonik Kota Marmer
Indikasinya, Polres Tulungagung menerjunkan sekitar 200 personel untuk pengamanan event tersebut.
Bahkan orang nomor satu di jajaran Polres Tulungagung ini mengatakan, event ini kemungkinan besar memberikan efek multiplier yang positif bagi perekonomian di Tulungagung.
Ketika peserta event dari luar kota dipastikan mereka akan menginap di hotel di Tulungagung.
“Dan dipastikan mereka akan jajan atau makan bahkan bawa oleh-oleh dari sini. Ini tentu membuat perekonomian di Tulungagung bergerak, karena itu saya berharap event yang digarap temen-temen komunitas lari di Tulungagung ini tahun depan digelar lagi dan pemerintah daerah harus tetap support. Ini event memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Tulungagung,” katanya.
Event DPBTRF digelar pada Minggu 15 Juni 2025, akan diikuti sekitar seribu peserta dengan kategori 5K, 10K dan 21 K.
Event ini disupport BI, Pemkab Tulungagung, Polres Tulungagung dan beberapa sponsor lain. Untuk media patner bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Tulungagung. (and)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz